Berita Sidoarjo
Proyek Perbaikan Jalan Raya Betro dan Sekitarnya Mulai Makan Korban, Mobil Terperosok Jalan Beton
Proyek perbaikan Jalan Raya Betro hingga Jalan Raya Buncitan, Desa Betro, Kecamatan Sedati dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Adi Sasono
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Proyek perbaikan Jalan Raya Betro hingga Jalan Raya Buncitan, Desa Betro, Kecamatan Sedati dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar.
Sudah hampir satu bulan ini pembangunan jalan tak kunjung selesai. Hingga akhirnya sering terjadi kemacetan karena arus lalu lintas terhambat.
Tidak hanya itu, proyek peninggian dan pengecoran jalan yang terjadi di Jalan Raya Pulungan hingga Jalan Raya Buncitan juga membahayakan pengguna mobil.
Karena pengecoran jalan tidak dilakukan secara merata dimana di satu sisi jalan sudah selesai namun di sisi jalan yang lain belum dilakukan. Sehingga membuat ketinggian jalan tidak sama dan membuat banyak pengendara mobil yang terperosok.
Warga sekitar yang tinggal di dekat Jalan Raya Pulungan, Iwanuddin mengaku pada hari Sabtu (7/12/2019) ini saja sudah dua kali mobil yang terperosok akibat perbedaan ketinggian jalan tersebut.
"Akhirnya warga ramai ramai bergotong royong mengangkat mobil dengan peralatan seadanya. Kalau kemarin Jumat, satu mobil terperosok pada malam hari," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Dirinya berharap agar segera ditangani perbaikan jalan tersebut dan kalau bisa segera dikebut proyeknya supaya tidak membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, pengguna jalan, Indra Rachmawan mengungkapkan kalau kemacetan yang terjadi saat ini tidak seberapa.
"Coba kalau saat hari Senin dan Jumat disaat jam berangkat kantor dan pulang kantor macetnya minta ampun. Selain itu sesama pengguna jalan tidak ada yang saling mengalah sehingga macetnya semakin lama," jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih menuturkan bahwa selain dilakukan pengecoran jalan juga terdapat pemasangan saluran air U Ditch.
Dirinya juga mengakui bahwa memang akibat proyek tersebut membuat kemacetan jalan.
"Namun kalau sudah selesai, sepanjang jalan dipastikan akan mulus. Dan memang berdasarkan kontrak, proyek dimulai sebulan yang lalu dan selesai akhir Desember," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mobil-terperosok.jpg)