Disperindag Jawa Timur Jamin Stabilitas Harga Sembako Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menjamin harga Sembako saat hari raya Natal dan Tahun Baru tetap stabil.

Disperindag Jawa Timur Jamin Stabilitas Harga Sembako Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Kadisperindag Jatim) Drajat Irawan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur menjamin harga Sembako saat hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) tetap stabil.

Melihat dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, harga sembako yang naik menjelang Nataru adalah telur dan tepung.

Pernyataan itu diungkapkan secara langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Kadisperindag Jatim) Drajat Irawan saat ditemui wartawan TribunJatim.com, Kamis (12/12/2019).

Hal itu dikarenakan banyaknya permintaan pembuatan kue dan roti saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Yuk, Menilik Makna Kasih Sayang Ibu Melalui Pameran Lukisan MOMiracle di House of Sampoerna

"Tapi sudah kita cek, beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, semua stabil. Ini data existing yang kita terus pantau pergerakannya ya," ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Kadisperindag Jatim) Drajat Irawan, Rabu (11/12/2019) malam.

Drajat Irawan mengungkapkan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sudah mengeluarkan surat edaran Gubernur agar semua Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur ikut menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Kandidat Bacabup dan Bacawabup PDIP Sidoarjo Perkenalkan Diri kepada 18 Pengurus Anak Cabang

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur juga mulai melakukan pemantauan stok sembako secara detail dengan datang dan melihat langsung ke gudang-gudang.

"Kemarin ada Dirjen Perdagangan dalam negeri dan Dirjen perlindungan konsumen mengecek langsung ke gudang dan Alhamdulillah kondisi aman," lanjut Drajat Irawan.

Untuk lebih memastikan tidak ada gejolak harga, pada tanggal 18 Desember 2019 nanti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur akan melakukan pemantauan ke sejumlah pasar untuk yang kesekian kalinya.

Wifi Corner Royal Plaza Surabaya Suguhkan Konsep Garden dan Rustic yang Instagramable

"Kalau ada pergerakan dan kenaikan harga di atas lima persen kita akan melakukan operasi pasar. Biasanya dari Polda, dan Polres juga ikut memantau harga," lanjut Drajat Irawan.

Selain dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Drajat Irawan mengatakan, saat ini sejumlah BUMN juga mulai melakukan operasi pasar secara mandiri jika melihat Sembako mulai merangkak naik.

"Ada yang melakukan operasi pasar mandiri, mulai dari Bulog, PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) dan banyak perusahaan-perusahaan lain yang menjadi Garda Indag," pungkas Drajat Irawan.

Penasehat Hukum 6 Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Persoalkan Salah Satu Tokoh

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved