Targetkan Dampak Lebih Besar, Water.org dan Danone-Aqua Kembangkan Inovasi dengan Water Credit

Water.org dan Danone-Aqua targetkan dampak yang lebih besar, sepakat kembangkan inovasi peningkatan akses air minum dan sanitasi melalui water credit.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/Fikri Firmansyah
(paling kanan) Water Access Manager Danone Indonesia, Okta Fitrianos menjelaskan progam-progam akses air minum di acara visit media "Pembahasan Pengembangan Inovasi Peningkatan Akses Air Minum & Sanitasi Melalui Kredit Mikro Dari Lembaga Keuangan" Kamis (12/12/2019) di Kantor Bank Umkm Jatim. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam melakukan pengembangan inovasi peningkatan akses air minum dan sanitasi melalui kredit mikro dari lembaga keuangan (PAMDS/WaterCredit), Water.org dan Danone-AQUA sepakat akan tergetkan dampak yang lebih besar lagi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Water Access Manager Danone Indonesia, Okta Fitrianos.

"Sekarang sudah sekitar 400 jiwa yang ada di Jatim yang dapat merasakan langsung manfaat progam akses air dan sanitasi yang kita ciptakan ini," kata Okta, Kamis (12/12/2019) dalam acara visit media "Pembahasan Peningkatan Akses Air Minum" di Kantor Bank Umkm Jatim.

Download Lagu MP3 Human Christina Perri yang Dinyanyikan Ziva Indonesian Idol, Trending YouTube

Melawan dengan Tusuk Gigi, Tahanan Kabur Polresta Malang Ditangkap dengan Tiga Tembakan di Kaki

Pinggir Jalan Raya Lingkar Barat Dipakai PKL, Warga Keluhkan Macet Saat Sore, Jalan Terkesan Kumuh

Sinopsis Kickboxer Vengeance Dibintangi Jean Claude Van Damme, Saksikan di Bioskop Trans TV

Dikatakan Okta, melalui inovasi skema tersebut, Water.org dan Danone-AQUA menargetkan dampak yang lebih besar melalui solusi keuangan yang berkelanjutan dengan memberdayakan kelompok Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Pedesaan.

"Bahkan, Water.org dan Danone-AQUA juga melakukan pendampingan kepada Lembaga keuangan agar dapat membuat produk kredit air dan sanitasi serta membangun kapasitas kelompok SPAMS Pedesaan agar bankable dan layak mendapat pinjaman," tambahnya.

Boy William Heran Jawaban Sandra Dewi Diminta Pamer Saldo ATM, ‘You’re Cool’, Pantas Video Trending

Trending 2 di YouTube: Godfather of Brokenheart, Didi Kempot & Melly Mono Bawakan Lagu Banyu Langit

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, dikatakan Okta, kerja sama ini telah berjalan di Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan melibatkan 3 lembaga keuangan yang telah menyalurkan pinjaman bagi 33 Kelompok SPAMS di 33 Desa.

Terkait kerjasama ini pula, dirasa oleh pihaknya salah satu yang menjadi masalah terbesar terkait akses air minum dan sanitasi di Jatim sendiri adalah pendanaan.

"Berkaca dari kendala tersebut maka diperlukan inovasi pembiayaan yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses tersebut," harapnya.

Sinopsis Film Kung Fu Hustle: Stephen Chow Vs Gangster, Aksi Geng Kapak Merah, Tayang Jam 21.00 WIB

Ikut Meriahkan Momen 12.12, Realme Beri Harga Khusus untuk Deretan Smartphone Quad Camera Populernya

Dilain pihak, Chief Representative Water.org Indonesia, Rachmad Hidayad juga menjelaskan, program ini dapat lebih menjamin keberlanjutan program akses air bersih dan sanitasi dibandingkan bantuan langsung yang dapat terputus apabila donasinya dihentikan.

"Dengan skema mikro kita harapkan, penerima manfaat pun mendapatkan pemenuhan kebutuhan akses air dan sanitasi sekaligus memiliki tanggung jawab moral untuk membayar angsuran secara rutin serta memelihara fasilitas terbangun," ujar Rachmad.

Selain itu, juga diharapkan oleh Rachmad, lembaga keuangan terkait dapat turut meningkatkan portfolio serta penetrasi pasar yang lebih luas.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved