Terpopuler

TERPOPULER JATIM: Percakapan Terakhir Bripda Fredi hingga Janda Surabaya Babak Belur Dihajar Pacar

Percakapan terakhir Bripda Fredi dan sang kakak sebelum tewas di Gunung Ringgit hingga janda Surabaya babak belur dihajar pacar sendiri.

Editor: Pipin Tri Anjani
(Surya/Rahadian bagus)
Almarhum Bripda Fredi Kusbiantoro. 

Berita terpopuler - Percakapan terakhir Bripda Fredi Kusbiantoro dan sang kakak sebelum tewas di Gunung Ringgit hingga janda Surabaya babak belur dihajar pacar sendiri.

TRIBUNJATIM.COM - Berikut berita terpopuler di TribunJatim.com, Selasa (17/12/2019).

1. Percakapan Terakhir Bripda Fredi dan Kakaknya Sebelum Tewas di Gunung Ringgit, Minta Pulsa, Firasat?

Foto Bripda Fredi Kusbiantoro semasa hidup.
Foto Bripda Fredi Kusbiantoro semasa hidup. (SURYA/RAHADIAN BAGUS)

Inilah percakapan terakhir Bripda Fredi Kusbiantoro (23) dengan kakaknya sebelum peristiwa anggota Brimob tersambar petir di Gunung Ringgit.

Hal itu disampaikan langsung oleh suami kakanya, atau kakak ipar Bripda Fredi Kusbiantoro, Djatmiko (40).

Diketahui, Bripda Fredi Kusbiantoro adalah satu di antara korban tewas akibat tersambar petir di Gunung Ringgit, Pasuruan pada Senin (16/12/2019).

Saat itu, ia mengikuti latihan Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes) Brimob.

Selain Bripda Fredi Kusbiantoro, dua lainnya yang tewas adalah Wisnu Mukti S, nomor siswa 048 asal kiriman (salrim) Jawa Tengah, dan Rizky Setiawan Pratama, nomor siswa nosis 244 asal kiriman (salrim) asal Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Bripda Fredi Kusbiantoro dimakamkan di kampung halamannya Jalan Ki Ageng Bendoroto, Dusun Bareng, Desa Simo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/12/2019).

Pemakaman Bripda Fredi Kusbiantoro diiringi isak tangis keluarga hingga kekasihnya, Dewi Zuniawati (24).

Semasa hidup, almarhum Bripda Fredi Kusbiantoro, dikenal sebagai sosok anak yang baik dan penurut.

Tidak ada firasat apa pun sebelum kepergiannya.

Hingga pada Senin (16/12/2019), seorang anggota Bhabinkamtibmas desa setempat menghubungi kakak iparnya, Djatmiko.

Baca selengkapnya

2. Salah Tingkahnya Sejoli Blitar Saat Polisi Gerebek Rumah Sepi, si Cewek Lakukan Ini di Kamar Mandi

Petugas Polres Blitar gerebek rumah yang menyediakan kamar buat pasangan mesum
Petugas Polres Blitar gerebek rumah yang menyediakan kamar buat pasangan mesum (SURYA/IMAM TAUFIQ)

Setelah menggerebek sebuah rumah bordir yang ada di jalan raya Malang-Blitar, tepatnya di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, kini Polres Blitar kembali membongkar kasus serupa.

Tak jauh beda dengan yang diungkap sebelumnya, rumah digerebek Polres Blitar, Senin (16/12) malam kemarin itu, juga menyediakan beberapa kamar buat pasangan mesum.

Saat digerebek malam kemarin, petugas mendapati tiga dari enam kamar yang tersedia itu, ada penghuninya.

Ketiga pasangan itu diduga bukan suami istri melainkan pasangan muda-mudi yang lagi memadu kasih.

Rumah itu berada di Jalan raya Malang-Blitar, tepatnya di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben atau 200 meter sebelah timur SPBU setempat.

Untuk menggerebek rumah yang menghadap ke jalan raya Malang-Blitar itu, petugas yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Blitar AKP Shodiq Efendi itu harus menyanggongnya terlebih dulu.

Meski sudah tahu soal keberadaan usaha mesum itu, namun petugas ingin memastikan terlebih dulu kalau malam itu ada pasangan yang sedang check in.

"Kami dapat laporan dari masyarakat tentang usaha mesum ini. Namun demikian, untuk memaastikan hal itu, kami harus menyanggongnya sekitar jam (mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB)," kata Shodiq.

Memang, papar Shodiq, kalau tak diamati, siapapun tak akan curiga dengan usaha itu. Sebab, bentuk rumahnya ya tak ubahnya seperti rumah huni biasa.

Baca selengkapnya

3. Demi Raup Uang Ratusan Juta, Suami Istri Kompak Jadi Penipu 10 Tahun, Cetak Belasan Kartu ID Palsu

Polresta Malang Kota menyita sejumlah kartu pegawai bank palsu milik pasangan suami istri asal Jawa Tengah
Polresta Malang Kota menyita sejumlah kartu pegawai bank palsu milik pasangan suami istri asal Jawa Tengah (TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA)

Polresta Malang Kota menyita sejumlah kartu pegawai bank palsu milik pasangan suami istri kompak jadi penipu asal Jawa Tengah, Agus Sutopo (43) dan Aldila Aprilia (37).

Kartu-kartu yang diamankan diantaranya kartu pegawai bank BCA, bank Mandiri dan bank BNI.

“Kartu-kartu ini digunakan untuk mengelabuhi korbannya. Mereka cetak sendiri secara pribadi,” ujar Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (17/12/2019).

Ia menjelaskan saat menipu korbannya, pasutri itu berkomplot dengan dua orang lain berinisial TKA dan A. Si TKA bertugas sebagai WNA dan A menyamar sebagai pegawai bank.

“Jadi ketika AS dan AA ini sudah menentukan korbannya, TKA dan A ini akan datang menghampir dan berpura-pura sebagai teman lama. A ini kemudian bertugas meyakinkan korbannya bahwa uang uang ditukarkan itu asli,” beber dia.

Kepada polisi, Agus mengaku sudah 10 tahun menjalani profesi sebagai penipu. Korbannya, tak hanya berada di Kota Malang namun tersebar di berbagai daerah termasuk Kalimantan dan Jakarta.

“Korbannya banyak. Tersebar karena mereka ini berpindah-pindah,” ucap Leo.

Selain kartu identitas palsu, polisi juga menyita berbagai barang-barang elektronik seperti tiga TV LED, keyboard, turn table dan puluhan lembar mata uang asing Brazil dan Turki serta beberapa buku rekening.

Atas ulahnya, Agus dan Aldila dijerat dengan pasal 378 dan 362 KUHP dan diancam pidana maksimal lima tahun. Sementara TKA dan A masih dalam pengejaran.

Sebelumnya diberitakan Polresta Malang Kota menangkap Agus dan Aldila karena menipu dengan modus menukar mata uang asing. Mata uang asing yang ditukar telah kedaluwarsa dan tak berlaku.

4. Geger Janda Surabaya Babak Belur Dihajar Pacar Perkara Cemburu, Sempat 'Kumpul Kebo' & Lost Contact

Janda Surabaya dihajar pacarnya sendiri.
Janda Surabaya dihajar pacarnya sendiri. (IST. Dok Polsek Pakal)

Seorang janda Surabaya babak belur dihajar pacarnya sendiri.

Janda Surabaya dihajar pacar karena kekasihnya cemburu.

Hubungan janda Surabaya dan pacarnya, yang merupakan warga Sidoarjo itu pun terungkap.

Diketahui, pelaku penganiayan terhadap janda Surabaya itu adalah Edoardo (39).

Eduardo merupakan warga Jalan Pondok Wage Indah, Sidoarjo.

Ia diamankan polisi pada Sabtu (14/12/2019) di kamar kos korban, AL (33), Jalan Rejosari Makmur, Surabaya.

Diketahui, Eduardo dan AL menjalni hubungan asmara dengan pelaku.

Namun, keduanya sudah jarang berkomunikasi.

Padahal keduanya sempat kumpul kebo alias tinggal sekamar.

Rasa cemburu Eduardo dipicu kehadiran pria lain di hidup AL, yang merupakan seorang janda.

Baca selengkapnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved