Liga Indonesia

Tak Lagi Bisa Dampingi Persik, Budiardjo Thalib Meminta Maaf pada Masyarakat Kediri dan Persik Mania

Berlabuhnya Budiardjo Thalib ke Sriwijaya FC tidak serta merta membuatnya melupakan klub terdahulunya, Persik Kediri.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/MADURA FC
Budiardjo Thalib (tengah) saat jumpa pers jelang laga Madura FC vs Persik Kediri di Sumenep, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berlabuhnya Budiardjo Thalib ke Sriwijaya FC tidak serta merta membuatnya melupakan klub terdahulunya, Persik Kediri.

Budiardjo Thalib mengaku memilih bergabung dengan Sriwijaya FC karena tim punya keinginan serius untuk menggunakan jasanya serta punya misi visi yang jelas.

Sriwijaya FC punya target untuk naik ke kasta tertinggi setelah musim ini nyaris naik, setelah kalah di perebutan tempat ketiga dari Persijara Banda Aceh.

"Mereka serius dan mereka punya target, dan alhamdulillah memang ketika ada tim yang serius, kenapa tidak, mungkin sudah jodoh," ujar Budiardjo Thalib, Jumat (27/12/2019).

Resmi Jadi Pelatih Sriwijaya FC, Budiardjo Thalib Ingin Boyong 13 Pemain Persik Kediri

2019 Jadi Musim Terbaik Pemain Muda Arema FC M Rafli, Tampil Apik Bersama Arema FC dan Timnas

Sejatinya, pelatih asal Sulawesi Selatan itu punya keinginan untuk bertahan di Kediri, meski tak menjadi pelatih kepada karena terganjal lisensi.

Akan tetapi keinginannya untuk bertahan seakan tidak mendapat respons dari menjemen Persik Kediri dengan melakukan pembicaraan serius terkait masa depannya di Macan Putih.

Padahal Budiardjo Thalib merupakan sosok pelatih yang membawa Persik Kediri meraih gelar juara Liga 2 2019 dan promosi ke kasta tertinggi Liga 1 2020.

"Soalnya di Kediri tidak serius, selama ini tidak ada omongan," ujar Budiardjo Thalib.

Nasibnya di Persebaya Masih Abu-abu, Novan Setya Sasongko Pilih Nikmati Waktu Bersama Keluarga

Sambut Liga 1 2020, Madura United akan Pertahankan 80 Persen Pemain

Oleh sebab itu, Ia menitipkan pesan permintaan maaf kepada warga Kediri dan Persik Mania karena tidak bisa mendampingi Persik Kediri di kompetisi musim depan.

Namun ia tidak menutup pintu kemungkinan bahwa di lain kesempatan, entah kapan akan kembali melatih Persik Kediri setelah menaikkan tingkatan lisensi.

Mengingat Budiardjo Thalib hanya memiliki lisensi B AFC yang mana secara regulasi membuatnya tidak bisa menjadi pelatih kepala di klub yang berkompetisi di Liga 1.

Tapi itu hanya masalah waktu saja, karena bulan Februari ini Budiardjo Thalib akan mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC.

"Sampaikan buat masyarakat Kediri dan Persik Mania, saya tidak bisa ke sana karena bicara soal pekerjaan, kita harus profesional. Next time, di lain waktu akan balik ke Kediri," ungkapnya.

Hasil Boxing Day Liga Inggris 2019, Kemeriahan Pesta Gol Liverpool dan Manchester United

Merasa Lelah seusai Bawa Persela Bertahan di Liga 1, Kei Hirose Akui Butuh Waktu Berlibur

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved