Temui Jasad Otak Pembunuhan Sadis Sang Kakak 2017 Lalu: Bersyukur, Doa Keluarga Dikabulkan

Temui otak pembunuhan sadis yang dialami sang kakak pada 2017 lalu. Adik Suswati bersyukur, doa keluarganya terkabul.

Tayang:
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/Firman Rachmanudin
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim,AKBP Sudamiran dan Wakasat Reskrim, AKP Ardian menunjukkan foto tersangka dan barang bukti kejahatannya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 31 Agustus 2017 silam, Suswati (55) janda pemilik warung kopi di jalan Lakarsantri Surabaya dirampok dan dibunuh oleh segorombolan orang yang lalu melarikan diri.

Dua tahun berlalu, otak pembunuhan Suswati ditembak mati Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengungkap identitas pelaku, Jumat (27/11/2019) ia bernama Riyandi Prastawan (36) warga Jojoran Surabaya.

Adik korban, Kristinawati (50), kemarin malam, Kamis (26/12/2019) malam diberitahu bahwa otak pembunuhan kakaknya telah ditembak mati.

Makan Konate Moncer Bersama Arema FC, Nilai Kontrak Sang Pemain Disebut Naik Lebih dari 50 Persen

Hasil Debut Pelatih Anyar Carlo Ancelotti dan Mikel Arteta pada Boxing Day Liga Inggris Pekan ke-19

Pasca diberi kabar terkait otak pelaku pembunuhan kakaknya diberi tindakan tegas terukur oleh kepolisian, Kristinawati langsung mendatangi kamar mayat RSUD Dr. Soetomo, Kamis (26/12/2019).

Ketika ditanya, Kristinawati terlihat menitihkan air matanya mengingat mendiang sang kakak, Suwati, warga Driorejo yang tewas bersimbah darah di warung kopi miliknya di Jalan Lakarsantri Surabaya, 31 Agustus 2017 lalu.

"Saya teringat almarhumah. Saya selalu berdoa agar otak pelaku pembunuhan sadis kakak saya ditangkap," beber Kristinawati.

Tanah Retak di Trenggalek, Retakan Dimulai dari Jalan hingga ke Kamar, 2 Rumah Ditinggal Pemiliknya

Sinopsis Cinta Karena Cinta Episode 242 Selasa, 24 Desember 2019, Live Streaming di SCTV

pembunuhan janda pemilik warung kopi Lakarsantri 1
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim,AKBP Sudamiran dan Wakasat Reskrim, AKP Ardian menunjukkan foto tersangka dan barang bukti kejahatannya.

Lebih lanjut, Krisnawati mengenang saat sang kakak ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan.

"Waktu itu kondisinya mengenaskan. Kasihan, sekujur tubuhnya penuh luka tusuk. Motor honda beat hilang, uang tunai 100 juta sama perhiasan juga hilang," kata Krisnawati.

Krisnawati mendapat kabar jika otak pelaku pembunuhan kakaknya terpaksa ditembak mati karena melawan saat ditangkap.

Antara Ruben Onsu dan Sarwendah Pernah Bertengkar Gara-gara Betrand Peto, Ayah Bawel

Polda Jatim Mulai Razia Motor Knalpot Brong, Ketahuan Bising, Motor Disita dan Dihadiahi Tilang

"Saya dapat kabar dari pak polisi kalau yang otak pembunuhan kakak saya ditangkap setelah sempat lari ke Jakarta selama hampir tiga tahun ini. Saya bersyukur. Mungkin ini doa keluarga selama ini dikabulkan," tandasnya.

Sebelumnya, diketahui Suswati dibunuh oleh tiga orang pelaku, dua diantaranya telah ditangkap.

Mereka masing-masing adalah M Rifai (33), warga Jalan Tinalan IV, Kediri yang juga tinggal di Jalan Bagong Ginayan, Gubeng, Surabaya dan Arma Widiantara (34), warga Pucang Kerep, Pucang Sewu Surabaya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved