Malam Pergantian Tahun 2020, IGD RSUD Dr Soetomo Didominasi Pasien Penyakit Bawaan, Lainnya Ringan

IGD RSUD Dr Soetomo beberkan pasien yang masuk di malam pergantian tahun 2020. Ada 157, didominasi pasien dengan penyakit bawaan. Lainnya ringan.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Hefty Suud
SURYA/FIRMAN RACHMANUDIN
Suasana IGD RSUD Dr Soetomo Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Soetomo pada pergantian tahun 2020 didominasi pasien dengan penyakit bawaan.

Berdasarkan data, pasien masuk pada pergantian tahun sebanyak 157 pasien.

Kepala IGD RSUD Dr Soetomo, Surabaya RSUD Dr Soetomo, dr Adrian Hariastawa menjelaskan pada perayaan malam tahun baru 2020, tidak ada kejadian skala besar yang ditangani.

"Kena petasan 1 orang, keracunan akibat minuman oplosan 3 orang, berkelahi 3 orang, semuanya ringan," ujar Adrian dikonfirmasi awak TribunJatim.com, Selasa (1/1/2020).

Ini Doa yang Dipanjatkan Ivan Gunawan di Awal Tahun 2020, Ussy dan Gracia Indri Kompak Bilang Amin

Terseret Arus Coban Cinde, Pria 25 Tahun Ditemukan Tewas, Akan Dimakamkan di Kampung Halaman

Meski pasien yang ditangani meningkat, dr Adrian menyebut pasien itu didominasi rujukan pasien dengan kondisi penyakit bawaan.

Selain itu IRD RSUD dr Soetomo juga menerima pasien kecelakaan lalu lintas di pergantian tahun.

"Lakalantas lima orang opname, lima orang pulang karena luka ringan," paparnya.

Hal ini membuat Adrian mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan aparat baik polisi dan jajaran, yang membuat situasi kondisi perayaan pergantian tahun kondusif.

Rivaldi Bawuo Pamit, Pastikan Tak Lagi Berseragam Arema FC Musim Depan

Tanah Liat Tutupi Akses Jalan ke Pantai Gemah dan Popoh, Bikin Lalu Lintas Macet Parah Hampir 1 KM

Sebelumnya, RSUD dr Soeotomo, Surabaya telah melakukan persiapan menerima pasien di Tahun baru.

Sejumlah petugas medis disiapkan pada pergantian tahun. Hal ini sebagai antisipasi meningkatnya jumlah pasien.

RSUD dr Soetomo menyiapkan petugas medis siaga atau on call mulai dari perawat hingga dokter spesialis. Pasalnya banyak fasilitas kesehatan yang tutup.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved