Soal Polemik Nilai Dan Raport Jasmine Sefia Wainie, Manajemen Arema FC Angkat Bicara

Manajemen Arema FC angkat bicara soal polemik nilai dan raport yang menerpa Jasmine Sefia Wainie pemain Arema FC putri 2019.

Instagram.com/@jasmine_idola_18
Pemain Timnas U-16 Jasmine Sefia bolos sekolah selama satu semester. Jadi sorotan di media sosial. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Manajemen Arema FC angkat bicara soal polemik nilai dan raport yang menerpa Jasmine Sefia Wainie pemain Arema FC putri 2019.

Diketahui sebelumnya, nama pemain Timnas Putri U-16 Indonesia asal Malang yang bersekolah di kota Batu itu, menyeruat di sosial media (Sosmed) lantaran polemik nilai dan raport di sekolahnya.

Dari kabar yang beredar, Jasmine mendapat peringatan dari sekolahnya, SMP N 2 Batu karena jarang masuk dan meninggalkan banyak pelajaran kelas, sehingga saat ini kasusnya ramai dibicarakan.

Soal kasus yang menimpa pemainnya itu, Fuad Ardyansyah Manajer Arema FC Putri mengatakan jika pihaknya telah berbicara dengan ayah dari Jasmine soal hal ini dan pihak Arema masih ingin menggali informasi lebih dalam, agar tak hanya mendengar dari satu pihak saja.

"Sore tadi kami sempat komunikasi dengan ayahnya Jasmine. Komunikasi berjalan baik dan dapat cerita detail. Kami tinggal menggali info dari pihak sekolah, karena selama ikut Liga 1 Putri kami sudah membuat surat izin ke sekolah dimana Jasmine menimba ilmu," kata Fuad Ardyansyah pada Surya, Jumat (3/1/2020) malam.

Alasan Wanita di Malang Kurung 4 Anak Gadisnya Bertahun-tahun, Terungkap dari Cerita Si Putri Bungsu

SMPN 2 Batu Sempat Sarankan Ortu Pemain Timnas Putri U-16 Homeschooling, Pihak Sekolah Kasihan

Jasmine Sefia Pemain Timnas Putri U-16 Bolos Sekolah Satu Semester, Sering Izin Setelah Kegiatan

"Kami harus bijak menggali informasi dari Jasmine beserta orangtuanya dan juga pihak sekolah. Setelah itu baru kami bisa membantu cari solusi," tambahnya.

Lebih lanjut Fuad menjelaskan, jika selama ini manajemen Arema FC selalu menjalin hubungan baik, komunikasi serta kerjasama dengan pihak sekolah tempat para pemain mulai dari akademi Arema hingga pemain di Liga 1, agar tak terjadi miskomunikasi seperti kasus ini.

"Tentunya kami menyayangkan jika itu benar terjadi pada Jasmine. Memang tiap sekolah memiliki kebijakan masing-masing. Karena itu kami dari Arema sejak mengelola akademi Arema telah menjalin kerjasama dengan sekolah mulai SMP hingga Universitas di wilayah Malang Raya. Sehingga anak didik kami masih tetap bisa sekolah dan juga ikut kompetisi di Indonesia tercinta ini," terangnya.

Sementara itu soal kelanjutan karir Jasmine di Arema FC Putri musim 2020 ini, Fuad mengaku jika Jasmine menjadi salah satu pemain yang ingin dipertahankan atau diperpanjang kontraknya.

"Jasmine salah satu pemain yang direkomendasikan untuk dipertahankan oleh tim pelatih, apalagi dia adalah pemain Timnas," jelas Fuad.(myu/Tribunjatim.com)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved