Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kota Malang Krisis Air Bersih

Puluhan Warga Perum BTU Malang Krisis Air Gegara Pipa PDAM Bocor, Mau Mandi Harus Nimba Air Sumur

Puluhan Warga Perum BTU Malang Krisis Air Gegara Pipa PDAM Bocor, Mau Mandi Harus Nimba Air Sumur.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Dropping air di Perum BTU akibat pipa PDAM di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang bocor. 

Puluhan Warga Perum BTU Malang Krisis Air Gegara Pipa PDAM Bocor, Mau Mandi Harus Nimba Air Sumur

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Warga Kota Malang dilanda krisis air bersih sejak pipa transmisi PDAM bocor.

Pipa berdiameter 500 mm yang terpasang di Jalan Raya Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang itu bocor sejak 10 Januari 2020 dan mengakibatkan ratusan warga Kota Malang terdampak.

Salah satu kawasan yang menjadi korban bocornya pipa transmisi PDAM adalah Perum Bulan Terang Utama (BTU) di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang. Warga di Perum BTU mengaku air sudah tidak keluar sejak lima hari.

Tak Hati-hati Saat Pindah Jalur, Pemuda Malang Ini Tewas Seketika Ditabrak Mobil dari Belakang

Hari Ini Tim Pelatih Asing Dan Pemain Asia Arema FC Tiba di Malang, Oh In Kyun Juga?

Direktur RSUD Kanjuruhan Tersangka Korupsi Belum Ditahan, Bupati Malang Tunggu Surat Resmi Kejari

 

“Awalnya sedikit air yang keluar. Tapi lima hari lalu sudah stop. Tidak ada air sama sekali,” kata seorang warga Perum BTU, Avirista M, Rabu (15/1/2020).

Ia mengatakan aktivitasnya terganggu sejak air tidak mengalir ke rumahnya. Untuk mandi misalnya, dia harus menimba di sumur yang disediakan pihak property.

“Jaraknya ya lumayan. Apalagi kalau mandi butuh air yang tidak sedikit kan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Aries ini menambahkan krisis air bersih di perumahan yang ia tinggali tak sekali ini terjadi. Pada Desember 2019, dia juga mengalami hal serupa. Padahal, tagihan air PDAM naik dari Rp 23 ribu menjadi Rp 35 ribu.

“Tagihan naik tapi Januari ini keluar cuman beberapa kali,” keluhnya.

Ketua RT RT 9, RW 16 blok GA Perum BTU, Dedy Wibowo mengatakan setidaknya 48 KK di wilayahnya terdampak krisis air. Selama lima hari ini, mereka mengandalkan dropping air dari PDAM dan menimba di sumur yang disediakan pihak property.

“Cuman kan kalau dropping itu terbatas. Satu hari sekali,” kata Dedy.

Dedy berharap kejadian krisis air ini tidak terulang di kemudian hari. Krisis air katanya, sangat menggangu aktivitas rumah tangga para warga Kota Malang.

“Ya mudah-mudahan segera beres dan tidak terulang,” tutup dia.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved