Tak Masuk Struktur DPP Golkar, Ridwan Hisjam: ’Saya Belum Mundur dari Pencalonan Ketua Umum’

Kader senior Partai Golkar, Ridwan Hisjam, tak masuk dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Tak Masuk Struktur DPP Golkar, Ridwan Hisjam: ’Saya Belum Mundur dari Pencalonan Ketua Umum’
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Politikus Partai Golkar, Ridwan Hisjam. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Kader senior Partai Golkar, Ridwan Hisjam, tak masuk dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Menanggapi hal itu, Ridwan menyebut hal ini terkait dengan pencalonannya sebagai kandidat Ketua Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Golkar beberapa waktu lalu.

Kepada Surya.co.id, Ridwan menegaskan hingga saat ini pihaknya belum mundur dari pencalonan Ketua Umum.

”Saya kan belum mundur dari Ketua Umum. Sehingga, kalau saya masih kandidat Ketua Umum, masa saya mau ditaruh di dalam struktur pengurus sekarang?,” kata Ridwan ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu (15/1/2020).

”Justru, kalau saya masuk dalam struktur itu menjadi berita. Namun, karena saya masih Calon Ketua Umum, sudah seharusnya saya tidak masuk dalam struktur,” terangnya.

Anggota DPR RI dari Dapil Jatim 5 ini lantas menjelaskan lebih lanjut pernyataannya tersebut.

”Mengapa saya mengatakan belum mundur? Sebab, saya belum pernah menyatakan mundur. Selain itu, baik Partai Golkar maupun Munas juga belum pernah menyebut pengunduruan diri saya,” katanya.

Hujan Deras 2 Jam Jalanan Perumahan Sooko Mojokerto Terendam Air Setinggi 50 Sentimeter

Hujan Deras Picu Genangan Air di Beberapa Kawasan, Begini Penjelasan Pemkot Surabaya

Konser Glenn Fredly Romansa Masa Depan di Surabaya, Keisha Levronka Bakal Ikut Manggung

”Sehingga, hingga saat ini saya masih menjadi Calon Ketua Umum. Kalau pun sekarang sudah ada Ketua Umumya melalui aklamasi, ya silakan. Namun, yang jelas saya belum mundur,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Sejauh ini, pihaknya memang telah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Namun, komunikasi tersebut sebatas komunikasi informal.

Di dalam komunikasi tersebut, pihaknya juga menegaskan taka ada pembahasan soal tawaran jabatan di DPP.

”Kami masih sering WA-an (komunikasi melalui WhatsApp). Namun, bukan bicara organisasi, melainkan pribadi,” katanya.

”Waktu saya Umroh kemarin, saya juga WA beliau untuk minta izin. Malahan, beliau mendoakan supaya Mabrur. Sejauh ini, kami juga belum pernah bertemu,” terangnya kepada Tribunjatim.com.

Sekalipun tidak lagi masuk dalam struktur DPP, Ridwan Hisjam menegaskan akan tetap loyal terhadap partai.

”Saya tidak bicara dukung-mendukung. Yang jelas, saya kader Partai Golkar dan itu tak perlu diragukan,” terang Anggota legislatif lima periode ini.

”Dengan Airlangga pun, lebih senior saya. Baik umur, maupun waktu bergabung di Golkar, saya lebih lama dibandingkan Airlangga,” terang pria yang sebelumnya menjabat Ketua Bidang Pendidikan Dasar Partai Golkar ini.

”Sehingga, kalau ditanya apakah saya loyal terhadap Partai Golkar? Tak perlu lagi diragukan. Namun, saya loyal terhadap partai bukan orang-perorang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah resmi terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar melalui Munas 3-6 Desember 2019 lalu, Airlangga Hartarto resmi mengumumkan kepengurusan Partai Golkar yang baru.

Dalam penyusunan kepengurusan Partai Golkar kali ini Airlangga telah memperhitungkan berbagai macam aspek.

Di antaranya aspek fungsional, profesionalisme dan asas meritrokrasi.

Sejumlah Anggota Legislatif (Aleg) Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (dapil) Jawa Timur masuk dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Dari 11 Anggota DPR RI dari Dapil Jatim, enam di antaranya masuk dalam struktur yang diumumkan hari ini, Rabu (15/1/2020).

Mereka ada adalah Adies Kadir (dapil Jatim 1), M Misbakhun (Dapil Jatim 2), Zulfikar Arse Sadikin (dapil Jatim 3), M Sarmuji (Dapil Jatim VI), dan Yahya Zaini (dapil Jatim 8). Mereka menjabat sebagai Ketua DPP.

Kemudian, nama terakhir yang juga masuk adalah Dyah Roro Esti dari Dapil Jatim 10 yang menjadi Wakil Bendahara Umum DPP Golkar.

Menariknya, beberapa tokoh senior Golkar asal Jatim justru tidak terlihat dalam struktur DPP.

Misalnya, nama Gatot Sudjito, Anggota DPR RI dari Dapil Jatim VII hingga Ridwan Hisjam, Anggota DPR RI dari dapil Jatim V. (bob/Tribunjatim.com)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved