Breaking News

Sofyan Kurnia Gantikan Musni Hardi Kusuma Jadi KPwBI Kediri

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri berganti dari Musni Hardi Kusuma Atmaja kepada penggantinya Sofyan Kurnia.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Adi Sasono
(Surya/Didik Mashudi)
Acara ramah tamah pelepasan dan perkenalan pimpinan baru Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri, Senin (20/1) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri berganti dari Musni Hardi Kusuma Atmaja kepada penggantinya Sofyan Kurnia.

Acara ramah tamah pelepasan dan perkenalan berlangsung di halaman Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri, Senin (20/1) malam.

Musni Hardi Kusuma Atmaja yang belum setahun menjabat di Kediri akan berpindah tugas di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau (Kepri).

Sementara Kepala KPwBI Kediri digantikan oleh Sofwan Kurnia yang sebelumnya bertugas di Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasinya kepada Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri.

Dimana Kota Kediri bisa menjadi juara dalam mengendalikan inflasi.

FAKTA TERBARU Pelajar SMA di Malang Bunuh Begal Demi Lindungi Pacar Sudah Punya Istri dan Anak

TERPOPULER SELEB: Teddy Kuak Harta Warisan Lina Rp 10 M - VIRAL Guru Geografi Nikahi Artis Terkenal

Potret Masa Lalu Kapolri Jenderal Idham Azis Bocor & Viral, Gayanya Beda, Nasib Tak Ada yang Tahu

"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih ke Bank Indonesia dan seluruh jajaran khususnya Pak Musni. Waktu awal hadir di Kota Kediri langsung ngegas. Kalau kita nggak ngegas pasti kewalahan. Dan Alhamdulillah membuahkan hasil yang positif," ujarnya.

Walikota juga berterima kasih kepada Musni Hardi atas kerjasama yang terjalin selama ini derta mengajak pejabat baru Sofwan Kurnia untuk berkolaborasi.

"Dulu mungkin kita masih ego sektoral namun sekarang kita lebih berkolaborasi. Karena kita ingin dari hasil yang kita kerjakan bisa dinikmati masyarakat. Kalau masalah kita mendapat penghargaan itu bonus saja. Paling terpenting masyarakat merasakan dampak positif dari apa yang telah kita lakukan," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Disampaikan tantangan kedepan yang harus diselesaikan bersama mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi dengan tepat.

"Kalau kita sudah berhasil menekan inflasi berarti pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan masyarakat. Nah kita edukasi agar masyarakat bisa berinvestasi yang tepat," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara inflasi Kota Kediri 2019 bertengger diangka 1,83 persen. Ini lebih rendah 0,14 persen dibanding inflasi 2018 yakni 1,97 persen. Inflasi Kota Kediri dibawah capaian Nasional yakni 2,72 persen dan capaian Jawa Timur sebesar 2,12 persen.(dim/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved