3 Kesalahan Helmy Yahya versi Dewas TVRI hingga Dipecat dari Dirut, Liga Inggris sampai Kejar Rating

3 kesalahan Helmy Yahya versi Dewas TVRI hingga dipecat dari Dirut, Liga Inggris sampai kejar rating.

Instagram/helmyyahya
3 kesalahan Helmy Yahya versi Dewas TVRI hingga dipecat dari Dirut, Liga Inggris sampai kejar rating 

3 kesalahan Helmy Yahya versi Dewas TVRI hingga dipecat dari Dirut, Liga Inggris sampai kejar rating.

TRIBUNJATIM.COM - Dewas TVRI punya 3 alasan memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama yang dijelaskan di depan Komisi I DPR.

Dewan Pengawas atau Dewas TVRI memberhentikan Direktur Utama atau Dirut TVRI, Helmy Yahya, pada 16 Januari 2020.

Surat keputusan (SK) pemecatan Helmy Yahya dikatakan merujuk pada PP Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP TVRI.

Helmy Yahya Lawan Pemecatan dari Dewas TVRI di Antaranya Terkait Pembelian Hak Siar Liga Inggris

Berdasarkan PP tersebut, kata Ketua Dewas TVRI, Arif Hidayat Thamrin, Dewas TVRI memiliki hak untuk mengangkat dan memberhentikan Dewan Direksi.

"Dewas punya kewenangan. Sudah dilalui dengan sesuai peraturan," kata Arif Hidayat Thamrin dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

DAFTAR Link Jadwal & Lokasi SKD CPNS 2019 di 10 Instansi: Kemenkumham, Kemenkes, Kemenag, LIPI

Ada sejumlah alasan Dewas TVRI memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama.

Berdasarkan catatan Kompas.com, berikut alasan-alasan Dewas TVRI yang sekaligus merupakan kesalahan Helmy Yahya yang disampaikan dalam rapat bersama Komisi I DPR:

LINK Jadwal & Lokasi Tes SKD CPNS 2019 Kemenkumham di 34 Provinsi, Bukan di sscasn.bkn.go.id

1. Helmy Yahya beli hak siar Liga Inggris yang menimbulkan utang

Anggota Dewas TVRI, Pamungkas Trishadiatmoko, dalam rapat dengan Komisi I DPR menyatakan, hak siar penayangan Liga Inggris yang dibeli Helmy Yahya menimbulkan risiko gagal bayar atau utang.

Halaman
1234
Editor: Alga W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved