Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PP PBSI Kemungkinan Batalkan Partisipasi di Kejuaraan Asia 2020

Meski menjadi ladang poin terakhir untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, kejuaraan tersebut akan berlangsung di Wuhan, China.

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PP PBSI Kemungkinan Batalkan Partisipasi di Kejuaraan Asia 2020
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, saat menjalani laga melawan He Jiting/Tan Qiang (China) pada babak kedua Fuzhou China Open 2019, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengambil langkah antisipasi karena merebaknya virus Corona yang telah memakan korban jiwa.

PP PBSI sebelumnya telah mengonfirmasi soal pembatalan pengiriman pemain ke turnamen Lingshui China Masters 2020 pada 25 Februari-1 Maret mendatang.

Kini PP PBSI kemungkinan besar juga akan mengurungkan partisipasi pada Kejuaraan Asia 2020.

Uji Coba Lawan Sabah FA Jadi Pembuktian Ketangguhan Pertahanan Persebaya yang Andalkan Pemain Lokal

Manajemen Arema FC Tetap Bungkam, Inikah 3 Pemain Asing yang akan Gabung Skuat Singo Edan Musim Ini?

Meski menjadi ladang poin terakhir untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, kejuaraan tersebut akan berlangsung di Wuhan, China, kota yang menjadi titik awal penyebaran virus Corona.

Saat ini, Wuhan sudah diisolasi oleh pemerintah China untuk menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut.

Terkait dengan fakta itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengatakan, ada peluang Kejuaraan Asia 2020 akan dipindahkan ke negara lain.

"Sepertinya ke Wuhan (Kejuaraan Asia 2020) juga akan dibatalkan, belum ada keputusan, tetapi kemungkinan besar akan batal berangkat," tutur Susy Susanti, dilansir BolaSport.com (TribunJatim.com Network) dari Badminton Indonesia.

Tak Hanya Evaluasi Kelemahan Tim, Pelatih Madura United Temukan Potensi Lain Pemain di Laga Uji Coba

Jatuh Cinta dengan Indonesia dan Persija Jakarta, Marko Simic Ingin Bisa Lancar Berbahasa Indonesia

"Namun, rasanya akan dipindahkan turnamennya ke negara lain karena sangat berisiko, apalagi tempatnya tepat di Wuhan," kata Susy Susanti lagi.

Sementara itu, untuk partisipasi ke Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Manila, Filipina, pada 11-16 Februari mendatang, PP PBSI memastikan akan tampil sesuai jadwal.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, 2019.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, 2019. (BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH)

Sejauh ini, belum ada travel warning terkait virus Corona di Filipina, tetapi berdasarkan imbauan dari pemerintah Indonesia, para atlet dan tim wajib mendapatkan vaksin Polio sebagai tindakan pencegahan, seperti sebelum keberangkatan kontingen Merah Putih ke SEA Games 2019.

Meski Dipastikan Berseragam Persela Lamongan, Alfonsius Kelvan Akui Belum Tanda Tangan Kontrak

Persik Kediri Masih Butuh Delapan Pemain untuk Liga 1 2020, Joko Susilo Belum Hentikan Perburuan

"Ke Manila masih on schedule, sejauh ini dari pemerintah belum ada travel warning ke sana. Namun, ada arahan dari pemerintah untuk pemberian vaksin Polio kepada atlet dan tim ofisial yang akan berangkat," kata Susy.

Tim Indonesia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2020 dijadwalkan berangkat ke Manila pada Sabtu, 8 Februari 2020.

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di BolaSport.com dengan judul PP PBSI Mungkin Juga Batalkan Partisipasi pada Kejuaraan Asia 2020

Editor: Dwi Prastika

Editor: Dwi Prastika
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved