Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Kota Malang Meningkat
Penjualan masker bedah di Kota Malang meningkat setelah banyaknya masyarakat yang mengantisipasi penyebaran virus corona.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya
TRIBUJATIM.COM, MALANG - Penjualan masker bedah di Kota Malang meningkat setelah banyaknya masyarakat yang mengantisipasi penyebaran virus corona.
Harga masker yang naik hampir dua kali lipat tak menjadi soal sebab permintaan tetap tinggi.
Seorang manager di Apotek Kimia Farma di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Wulan Hidayati mengungkapkan, penjualan masker bedah di tempatnya mengalami peningkatan.
Harga masker yang semula Rp 50 ribu perkotak kini naik menjadi Rp 80 rubu per kotak.
“Tapi permintaan ya tetap banyak,” kata Wulan Hidayati, Minggu (2/2/2020).
• 6 Bulan Jadi Kurir Sabu Ganja & Pil Koplo, Pria Ini Diduga Masuk Dalam Kartel Narkoba Besar di Jatim
• Yamaha All New XSR 155 Resmi Meluncur di Jatim, Tersedia dalam 2 Varian Warna, Cek Harganya!
• Spesifikasi Lengkap Yamaha All New XSR 155 di Jawa Timur, Harga Dibanderol Rp 40 Jutaan
• PT Surya Timur Sakti Jatim Optimistis Capai Target 500 Unit Yamaha All New XSR 155 Per Bulan
• Ikuti Gaya Valentino Rossi atau Vinales, Menangkan Hadiah Bertemu Langsung dengan Pembalap Yamaha
Wulan Hidayati mencatat kenaikan penjualan terjadi sejak 25 Januari 2020.
Hingga kini dalam sehari, penjualan masker di apotek tempat Wulan Hidayati bekerja mencapai 200 buah atau 10 kotak.
“Bahkan pernah, ada orang yang borong sampai dua karton,” tuturnya.
Wulan Hidayati mengatakan, mayoritas yang membeli masker adalah calon TKI yang akan pergi ke Hongkong.
Tidak sesekali juga, masyarakat biasa yang ingin melindungi diri.
“Ada juga yang mau menyumbangkan maskernya ke Wuhan,” ucap dia.
Sebagai informasi, virus Corona mulai muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada awal Januari lalu.
Virus yang gejalanya mirip flu ini mengifeksi ratusan warga Tiongkok dan mengakibatkan puluhan orang meninggal.
Badan kesehatan dunia WHO bahkan telah menetapkan status gawat darurat atas virus ini.
Agar terhindar dari Virus Corona, masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan dengan cara rajin mencuci tangan dan menghindari makanan mentah.
Selain itu, masyarakat juga diminta melindungi diri dengan memakai masker.
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/penumpang-mengenakan-masker-tiba-di-bandara-sydney-australia.jpg)