DPRD Yogyakarta Kunjungi Rumah Bung Karno di Peneleh Surabaya, Ini yang Dilakukan
Ketua DPRD Yogyakarta bersama anggotanya mengunjungi rumah kelahiran Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno di Jalan Pandean Peneleh Surabaya
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eko Suwanto bersama anggotanya mengunjungi rumah kelahiran Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno di Jalan Pandean Gang IV nomor 40, Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Selasa (4/2/2020).
Perwakilan DPRD DIY itu datang bersama rombongan wartawan Yogyakarta. Kedatangan mereka disambut hangat Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Wartawan Surabaya juga ikut menemani tamu dari Yogayakarta itu.
Eko ingin melihat langsung sejarah Sang Proklamator pendiri bangsa ini dilahirkan di sebuah rumah kecil di sebuah gang. Rumah dengan ukuran 5 x 14 meter itu kini dihuni seorang warga bernama Jamilah.
Meski sudah ditetapkan sebagai rumah cagar budaya, namun warga ini tetap menempati rumah bersejarah tersebut. Rumah dengan bangunan masih utuh berlokasi di dekat Kalimas Surabaya.
"Tidak lengkap rasanya jika kita tidak singgah ke rumah kelahiran Bung Karno. Penggali Pancasila sekaligus Bapak Pendiri Bangsa,” kata Eko Suwanto yang juga politisi PDIP.
Ketua DPRD Adi Sutarwijono menyebut bahwa Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901. Presiden ke-1 Republik Indonesia.
"Yogyakarta tempat kelahiran putri Bung Karno Presiden ke-5, Ibu Megawati,” kata Adi.
Bagi Eko, Surabaya dan Yogyakarta punya tantangan yang sama dalam memperkuat Pancasila. Kedua kota menghadapi tantangan intoleransi dan terorisme.
"Media massa merupakan partner kami di DPRD Yogyakarta untuk menyampaikan gagasan tentang penguatan Pancasila, dalam semua aspek. Juga penguatan ide-ide kebangsaan dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Eko.
Adi menimpali bahwa DPRD Surabaya telah lama bersinergi dangan jurnalis Surabaya. Media massa adalau tempat yang efektif untuk membantu mempromosikan tentang gagasan-gagasan yang digali dari nilai-nilai Pancasila.
Selain melihat rumah dimana Bung Karno dilahirkan, rombongan juga melihat rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat Bung Karno muda indekos bersama tokoh-tokoh pergerakan lain.
DPRD Surabaya mengapresiasi Wali Kota Tri Rismaharini yang telah merawat dan menjadikan Rumah Kelahiran Bung Karno dan Rumah HOS Tjokro jadi bangunan cagar budaya. Tidak boleh merombak bangunan tersebut. (Faiq/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-dprd-ygyakarta-kunjungi-rumah-bung-karno-di-surabaya.jpg)