Berita Arema FC

Regulasi Liga 1 2020 Berubah, Nasib Pemain Arema FC Belum Aman Meski Sudah Resmi Teken Kontrak

Dihapusnya regulasi pemain U-23 dan ditambahnya kuota pemain menjadi 33 pemain, membuat posisi pemain Arema FC terancam.

TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Pelatih Arema FC, Mario Gomez perhatikan Dave Mustaine berebut bola dengan Bagas Adi Nugroho dalam latihan Arema FC di Stadion Gajayana Malang, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Regulasi anyar membuat posisi pemain Arema FC untuk musim 2020 terancam.

Ada sejumlah regulasi yang mengalami perubahan dari musim sebelumnya.

Regulasi yang dipastikan berubah ialah soal kuota maksimal setiap tim Liga 1 2020, yang sebelumnya 30 pemain, kini berubah menjadi 33 pemain dan 36 pemain untuk Bali United dan PSM Makassar, yang menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2020.

Tanggapan Arema FC Soal Perubahan Regulasi Pemain U-23 dan Kuota Maksimal Tiap Tim

Alasan Piala Gubernur Jatim 2020 Digelar Tanpa Hadiah untuk Top Skor dan Pemain Terbaik

Ada juga aturan baru soal pemain U-23.

Untuk regulasi pemain U-23 yang sebelumnya klub Liga 1 2020 diwajibkan merekrut paling sedikit tujuh pemain, kini aturan tersebut telah dihapuskan.

Dihapusnya regulasi pemain U-23 dan ditambahnya kuota pemain menjadi 33 pemain, membuat posisi pemain Arema FC terancam.

Pasalnya, dengan adanya perubahan regulasi, tim pelatih Arema FC akan berpikir kembali dan menimbang kekuatan 29 pemain yang sudah resmi direkrut.

4 Tim Liga 1 2020 Buat Transfer Kejutan, Persija Datangkan Pemain Bintang, Persebaya Gaet Konate

Pemain Persela Baru Gabung, Nil Maizar Harus Berpikir Ekstra Matangkan Tim dalam Waktu Singkat

Bahkan Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengatakan jika pihaknya tak menutup kemungkinan untuk melakukan perubahan skuat yang sudah dikontrak.

"Kemungkinan ada, entah itu nanti menambah pemain ataupun mengganti. Semua kemungkinan masih ada. Sambil jalan. Dua minggu sebelum pendaftaran akan kami lihat, perlu penambahan pemain atau mengganti yang ada," kata Charis Yulianto, Kamis (6/2/2020).

Selain itu, mantan pelatih Bhayangkara FC U-19 itu menegaskan jika pemain yang ada saat ini dipastikan belum aman, meskipun sudah dikontrak dan diperkenalkan.

Persik Kediri Jadikan Laga Fase Grup Piala Gubernur Jatim 2020 sebagai Bekal Hadapi Liga 1

Pembelaan Pelatih Arema FC Saat Dua Pemain Asingnya Dinilai Masih Kurang Menggigit di Laga Debut

"Belum aman (pemain yang ada). Tergantung dari pemain itu sendiri. Sudah beberapa minggu ini mereka gabung latihan, kami lihat baik saat latihan maupun uji coba dan kami lihat ada beberapa pemain yang mungkin nanti agak dipertimbangkan oleh Coach Gomez," jelasnya.

"Meskipun sudah dikontrak bisa saja terjadi (diganti). Semua pemain tidak bisa enak-enakan sekarang. Semua harus lebih kerja keras lagi untuk meningkatkan kualitas diri sendiri," tambah Charis Yulianto.

Editor: Dwi Prastika

Misbakus Solikin Eks Persebaya Resmi Perkuat Madura United, Rahmad Darmawan: Selamat Bergabung

Alasan Derbi Jatim Persebaya Vs Persik Kediri Dipilih sebagai Laga Pembuka Liga 1 2020

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved