Breaking News:

Berita Arema FC

Pelatih Arema FC Tak Ingin Superior di Pramusim Tapi Keok di Liga 1

Arema FC ternyata tak memiliki target juara pada turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini.

TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Pelatih Arema FC, Mario Gomez, memberikan instruksi pada Kushedya Hari Yudo, dalam latihan Arema FC di Stadion Gajayana Malang, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Arema FC ternyata tak memiliki target juara pada turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini.

Selain karena hanya menggunakan ajang ini untuk mempersiapkan tim sebelum kompetisi Liga 1 mulai, Mario Gomez Pelatih Arema FC juga tak ingin mengikuti jejak Milomir Seslija mantan pelatih Arema musim lalu.

Musim lalu Arema FC memang moncer saat Piala Presiden 2019 hingga keluar sebagai juara.

Namun dalam kompetisi mereka turun prestasi ke posisi sembilan, setelah sebelumnya pada posisi keenam.

Hal ini terjadi karena Singo Edan mengalami 'kehabisan bensin' mulai putaran pertama hingga kompetisi usai.

Kompetisi Kapal Api Persebaya 2020 - Indonesia Muda Kontra PSAL Duel di Laga Pembukaan

Tim Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Alkatiri: Akhir Pekan Ini Seleksi Calon Pelatih

Siska Roudhotul Aini, Bonita Asal Porong Sekaligus Bidan, Selalu Sempatkan Waktu untuk Beri Dukungan

Komunitas Bonek Gondo Mayit di Kabupaten Nganjuk: Tak Henti Tebar Kebaikan

Piala Gubernur Jatim 2020 Jadi Ajang Pembuktian Pemain Baru Persebaya Surabaya

Persebaya Vs Persik, Hambali Mengaku Senang Bisa Cetak Gol di Laga Perdana Piala Gubernur Jatim 2020

Satu per satu pemain Arema saat itu dibekap cedera dan belum ditambah beberapa pemain mereka dipanggil Timnas serta akumulasi.

Itu membuat Milomir Seslija sering melakukan rotasi pemain untuk memainkan pemain yang tersisa.

Tak ingin seperti musim lalu, Mario Gomez mengaku, tak memiliki target juara pada turnamen ini. Baginya yang terpenting ialah bermain di Liga 1 dan Piala Indonesia untuk mencari tiket Go Asia.

"Ya memang Arema jadi juara pada Piala Presiden musim lalu. Tapi apakah ada yang masih ingat hasil mereka pada Liga 1 kemarin? Arema di posisi sembilan. Kami tidak ingin berada diposisi sembilan. Kami ingin lebih baik," kata Mario Gomez, Selasa (11/2/2020).

News Analysis Pengamat Persebaya Kukuh Ismoyo: Beri Pemain Muda Jam Terbang Lebih

Satlantas Polresta Malang Kota Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas bagi Pelajar SDN Madyopuro I

Risma Pastikan Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, November Semua Fasilitas Rampung

Pelatih asal Argentina itu menjelaskan, yang terpenting bagi timnya saat ini ialah persiapan untuk bisa bermain baik dalam kompetisi. Terlebih saat ini secara fisik dan pemahaman taktik, pemain Arema FC belum maksimal. Sehingga turnamen ini digunakan untuk ladang berlatih serta menguji kondisi fisik serta taktik yang dilatih selama sebulan belakangan ini.

"Saat kami dituntut untuk bermain 90 menit saat turnamen, kami hanya bisa bermain 60 menit di kompetisi. Kami tidak ingin itu terjadi. Semua harus step by step. Tidak ada yang langsung di atas. Mungkin di turnamen ini pemain akan saya memainkan 50-60 sampai 70 menit dulu. Bergantian, untuk kondisi mereka agar tidak kelelahan," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Dya Ayu
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved