Rekonstruksi Pembunuhan Guru SMP di Jombang, Pasutri Tersangka Peragakan 34 Adegan

Pasutri di jombang memeragakan 34 dari 36 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan dan perampokan terhadap guru SMP Negeri 1 Perak, Jombang,(12/2/20)

Surya/Sutono
Wahyu Puji Winarno, salah satu tersangka pembunuhan guru SMP di Jombang saat memeragakan dia memukul korban dengan oaving balok, rekonstruksi di rumah korban, Desa Temuwulan Kecamatan Perak, Jombang. 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pasangan suami-istri Wahyu Puji Winarno (30) dan Sri Wahyu Ningsih (21), tersangka pembunuh Ely Marida (47), memeragakan 34 dari 36 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan dan perampokan terhadap guru SMP Negeri 1 Perak, Jombang, Rabu (12/2/2020).

Rekonstruksi yang digelar di rumah korban, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak.

Pelaksanaan rekonstruksi dengan tersangka pasutri Wahyu Puji Winarno dan Sri Wahyu Ningsih, warga Desa Cangkringrandu Kecamatan Perak, berjalan relatif lancar.

Hanya saja, usai rekonstruksi, kedua tersangka sempat menjadi sasaran umpatan dan nyaris menjadi korban kemarahan warga yang geram dengan tindakan dua tersangka.

Beruntung petugas sigap dan segera memasukkan kedua tersangka ke dalam mobil.

Dalam rekonstruksi itu, kedua tersangka memperagakan satu per satu bagaimana cara mereka menghabisi ibu dua anak warga Desa Temuwulan Kecamatan Perak ini.

Dari 36 adegan, ada dua adegan tidak diperagakan karena tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dengan rumah korban, dan juga berkaitan dengan teknis penyidikan.

SKD CPNS 2020 Masuki Hari Keempat, Pemkot Surabaya Pastikan Jalannya Tes Berjalan Lancar

BREAKING NEWS Pabrik Sabu di Rumah Elit Taman Dayu Pasuruan Dibongkar Polisi, Produksi 200 Gram/Hari

Daftar Haji Sekarang di Sumenep, Bakal Calon Jemaah Haji Harus Menunggu 29 Tahun

"Adegan yang tidak diperagakan, adalah ketika tersangka menjual HP milik korban ke konter serta ketika tersangka meminjam pisau dan sepeda motor," terangnya.

Adegan-adengan yang diperagakan, mulai dari mereka datang hingga peristiwa pembunuhan itu terjadi.

Kapolres Jombang, AKBP Boby P Tambunan mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk menggambarkan kronologi perampokan yang disertai pembunuhan yang terjadi pada akhir tahun lalu itu.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved