Tabung Gas LPG Meledak, Pemilik Rumah di Villa Bukit Regency Surabaya Luka Bakar, Dirawat di RS

Tabung gas LPG meledak, pemilik rumah di Villa Bukit Regency Surabaya terluka bakar, dirawat di RS.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas sekuriti perumahan saat mendatangi tempat kejadian pagi tadi di Surabaya 

Tabung Gas LPG Meledak, Pemilik Rumah di Villa Bukit Regency Surabaya Luka Bakar, Dirawat di RS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tabung gas LPG meledak di sebuah rumah Villa Bukit Regency 2 PD6 nomor 44 Surabaya, Sabtu (15/2/2020) sekitar pukul 08.40 WIB.

Akibatnya, seorang perempuan alami luka bakar usai tersambar api yang diduga dari ledakan tabung gas tersebut.

TribunJatim.com mencoba mendatangi lokaai kejadian. Namun pihak keamanan perumahan tidak memperbolehkan wartawan untuk meliput kejadian tersebut.

Istri Probolinggo Pukul Suami Pakai Tabung Gas saat Tidur, Terpicu Ancaman Dibunuh, Lihat Endingnya

TERUNGKAP, Mie Setan Mulyorejo Kebakaran: Tabung Gas 12 Kg Ngowos, Dibawa ke Kamar Mandi

Jelang Hari Raya Idul Adha 2019/1440 Hijriah, 4.000 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Dikirim ke Pulau Bawean

"Maaf mas, tidak boleh masuk. Sudah ditangani polisi," kata Mamad kemanan perumahan yang berjaga di pintu gerbang perumahan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri Kompol Palma F Fahlevi membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar, dugaannya dari tabung gas LPG yang meledak. Saya masih di TKP menunggu Inafis Polrestabes Surabaya," kata Palma saat dihubungi ponselnya, Sabtu (15/2/2020) sore.

Lebih lanjut, Palma menyampaikan saat ini korban masih dirawat di rumah sakit National Hospital.

"Korban perempuan pemilik rumah. Kami juga sudah cek ke rumah sakit, korban masih belum dapat dimintai keterangan," tambahnya.

Palma juga menyampaikan jika informasi terkait meninggalnya korban di TKP saat kejadian itu tidak benar.

"Korban masih hidup dan saat ini dirawat di rumah sakit. Jadi kabar terlait meninggalnya korban di TKP itu tidak benar," lanjut Palma.

Polisi masih butuh waktu untuk memastikan penyebab terjadinya insiden ledakan tabung gas itu.

"Kami tunggu inafis untuk lakukan olah TKP. Agar tahu pasti penyebabnya. Saat ini kami sterilkan lokasi saja," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved