PT Pegadaian Sebut Produk Syariah Semakin Diminati, Potensi Pasar Syariah di Jatim 'Sangat Kuat'

PT Pegadaian (Persero) menyebut layanan produk syariah semakin diminati, sebut potensi pasar syariah di Jawa Timur sangat kuat.

TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN
HALAL LIFESTYLE PEGADAIAN - Pimpinan wilayah pegadaian jatim Suprianto foto bersama Brand Ambasador Ust Cholidi Asadil Alam dan beberapa Undangan kehormatan pada hari pertama "Halal Lifestyle Pegadaian 2020" di Royal Plaza Surabaya, Sabtu (14/3/2020). Acara yang dilangsungkan pada 14-15 Maret ini juga disi berbagai sharing session, talkshow mengenai Arrum Haji, Moslem Enterpreneurship dan sharing mengenai investasi emas. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Pegadaian (Persero) menyebut semua produk layanan pembiayaan berbasis syariahnya, khususnya di Jawa Timur semakin disukai dan diminati oleh masyarakat luas.

Kondisi tersebut dapat dilihat dari total omset bisnis dari keseluruhan produk syariah yang seluruhnya mengalami pertumbuhan, khususnya pada triwulan 1 2020 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (triwulan 1 2019).

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Pemimpin Wilayah (Pimwil PT Pegadaian Persero) Kanwil XII Surabaya, Supriyanto.

"Kami sangat bangga dengan kinerja seluruh produk pembiayaan syariah kami di Jatim pada triwulan 1 2020 yang meliputi Rahn (termasuk rahn tasjily tanah), Arrum (Haji, Mikro dan Emas) dan Amanah," kata Supriyanto kepada awak TribunJatim.com, Sabtu (14/3/2020) di Halal Lifestyle Pegadaian Syariah 2020 di Mall Royal Plaza, Surabaya.

Ia mengatakan, semua produk layanan pembiayaan syaraih tersebut, omset bisnisnya mengalami kenaikan.

"Rahn di triwulan 1 2019 omsetnya mencapai 900 miliar dan di triwulan 1 2020 angkanya mengalami kenaikan, yakni mencapai 29 persen atau menjadi 1,2 triliun, sedangkan rahn tasjily tanah naik sekitar kisaran 4000 persen yang dimana pada triwulan 1 2019 yang omsetnya mencapai 3,8 miliar, menjadi 159 miliar di triwulan 1 2020," ujarnya.

Tak hanya rahn saja, dikatakan olehnya, produk Arrum juga mengalami hal yang sama.

"Untuk Arrum Haji pada triwulan 1 2019 ke periode yang sama tahun 2020 tumbuh 89,53 persen, Arrum mikro tumbuh 63 persen dan Arrum Emas tumbuh 30,14 persen," ujarnya.

Hal yang sama pun juga terjadi di produk syariah Amanah, masih kata Surpiyanto, yang dimana Amanah alami pertumbuhan sebesar 41 persen.

Ia mengatakan pertumbuhan tersebut terjadi karena dilatarbelakangi oleh potensi pasar syariah yang kuat.

"Potensi pasar syariah, khususnya di Jatim ini sangat begitu kuat, yang dimana juga mengingat mayoritas penduduk di Indonesia adalah muslim dan maraknya gaya hidup halal yang dilakukan oleh kalangan milenial," paparnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved