Antisipasi Virus Corona di Jatim

Semua Destinasi Wisata Cagar Budaya di Kompleks Candi Mojokerto Ditutup

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menutup seluruh kawasan candi yang difungsikan sebagai destinasi wisata cagar budaya di Kabupaten

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Candi Bajang Ratu di Dukuh Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (9/7/2011). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menutup seluruh kawasan candi yang difungsikan sebagai destinasi wisata cagar budaya di Kabupaten Mojokerto.

Kepala BPBC Jatim, Andi Muhammad Said menjelaskan penutupan kawasan tersebut dilakukan untuk mendukung program pemerintah sesuai surat edaran Kemendikbud dan Ditjenbud (Direktorat Jenderal Kebudayaan) dalam upaya meminimalisir penyebaran Virus Corona.

"Kami dapat surat edaran dari Kemendikbud agar menutup tempat-tempat umum seperti cagar budaya yang kini dijadikan destinasi wisata untuk semantara waktu minimal 14 hari sembari menunggu evaluasi," ungkapnya di Kantor BPCB Jatim Trowulan Mojokerto, Selasa (17/3/2020).

Ia mengatakan pihaknya lebih dulu menutup akses wisatawan di Unit Pengelolaan Informasi Majapahit BPCB Jawa Timur atau disebut Museum Trowulan pada Minggu (15/3/2020).

Secara bersamaan BPCB Jatim juga menutup kawasan candi yang difungsikan untuk destinasi wisata di Trowulan seperti di Candi Bajangratu, Candi tikus, Candi Brahu, Candi Gendong dan lainnya.

BREAKING NEWS - Predator Remaja SMA di Pasuruan Dicokok Polisi, Kartu Remi Jadi Alat Hipnotis Korban

Jennifer Dunn Menolak Dipanggil Jedun, Minta Diganti Ini: Stop Deh, Gue Enek Banget sama Kata Itu!

Katanya, selama destinasi wisata cagar budaya ini ditutup pihaknya akan melakukan evaluasi dan menunggu arahan dari Tim Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami bekerjasama akan memberikan data sambil kita lihat perkembangannya jika kondisi sudah normal kawasan destinasi wisata cagar budaya akan dibuka kembali," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Masih kata Said, seluruh objek destinasi wisata cagar budaya sementara ditutup untuk umum kecuali tempat yang digunakan sebagai ibadah itu diperbolehkan.

Untuk jadwal pekan depan ada kegiatan keagamaan Melasti di Candi Jolotundo, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.

"Seluruh objek wisata cagar budaya yang ada di tempat umum kita tutup karena tidam semuanya candi dijadikan wisata jadi mari kita dukung program pemerintah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Ditambahkannya, seluruh staf BPCB Jatim tetap beraktivitas meski objek cagar budaya yang dijadikan tempat wisata ditutup. Mereka melakukan pembersihan area cagarbudaya dengan pembersih anti bakteri. Tim BPCB Jatim memanfaatkan laboratorium Konservasi untuk membuat pembersih khusus untuk benda cagar budaya. Ini dilakukan karena sekarang ini sulit mendapatkan cairan desinfektan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

"Sudah dua hari ini kita lakukan pembersihan di area wisata cagar budaya nanti di candi juga akan lakukan semuanya," tandasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved