Virus Corona di Situbondo
UPDATE Jumlah ODP di Situbondo Capai 114 Orang dan PDP Ada 3 Orang
Jumlah warga Situbondo yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dalam kasus virus corona terus bertambah.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sudarma Adi
UPDATE Jumlah ODP di Situbondo Capai 114 Orang dan PDP Ada 3 Orang
TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Jumlah warga Situbondo yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dalam kasus virus corona terus bertambah.
Dari sebelumnya Jumlah ODP sebanyak 97 orang, namun hingga saat ini jumlah ODP di Kabupaten Situbondo terus naik mencapai sebanyak 114 orang.
"Saya umumkan ODP kita naik sebanyak 17 orang, sedangkan PDPnya tetap 3 orang," kata Bupati Situbondo Dadang Wigiarto kepada sejumlah wartawan.
• Pasar Tradisional di Situbondo Masih Tetap Buka di Tengah Wabah Corona, Tunggu Instruksi Bupati
• Bupati Situbondo Pimpin Penyemprotan Disinfektan Di Pasar-pasar Tradisional
• Satgas TMMD ke-107 Kodim 0823/ Situbondo Fogging Rumah Warga untuk Cegah Demam Berdarah
Kenaikan ODP ini, kata Bupati Dadang, dikarenakan hasil tracing Dinas Kesehatan yang mengejar secata aktif dan bukannya menunggu.
"Jadi disisir secara aktif dan ini sangat luar biasa bagi saya, karena keaktifan Dinas Kesehatan untuk mentreking dari daerah yang terinfeksi dan kemudian orang yang positif semua ditreking dan hari menambah sebanyak 17 orang," jelasnya.
Bupati Dadang menyakini kedepan dan ini merupakan puncaknya, bahkan hasik treking Dinas Kesehatan dan jajarannya patut mendapat penghargaan yang luar biasa.
"Treking yang dilakukan dinas ini mereja menjemput bola, bukan menunggu seperti sebelumnya," katanya.
Saat disingung warga Situbondo yang dirawat di Bondowoao itu, Bupati Dadang Wigiarto menjelaskan, pihaknya belum bisa mastikan , karena alat yang digunakan Indonesia itu hasilnya belum kongrit, maka positif yang di Bondowoso itu masih memerlukan tahapan lanjutan kembali.
Namun karena terlanjur bocor, lanjutnya, masih membutuhkan lanjutan yang akan ditunggu.
"Jadi belum tentu awal itu positif tetap menjadi positif. Yang diterima Pemkab Situbondo kondisinya masih PDP dan belum terinfeksi," jelasnya.
Seharusnya yang berhak menyatakan positif dan tidaknya itu pemerintah pusat melalui Gubernur yang akan mengumumkan.
"Jadi kabupaten tidak boleh mengumumkan orang ini positif , kita tunggu hasilnya pemerintah pusat mendelegasikan ke gubernur," katanya.
Dikatakan, sampai hari ini tidak pembanding hasil laboratorium yang sudah keluar, sehingga tidak boleh membenarkan itu positif.
Saat ditanya meningkatnya jumlah ODP, Bupati Dadang menjelaskan, treking yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan itu, yang pertama dilihat orang itu kemana menuju dan ditreking kembali dengan bertemu dengan siapa.
"Lah ketika bertemu dengan siapa itu, hasilnya dari pada informasi antar dinas di kabupaten lain juga dilakukan. Jika itu sempat berkomunikasi dengan orang yang positif maka dimasukkan ke ODP walaupun tanpa tanda tanda penyertaan. Ini semua hasil trekking," pungkasnya.
Penulis : Izi Hartono
Editor : Sudarma Adi