Virus Corona di Surabaya

Kini WNA Dilarang Berkunjung dan Transit di Surabaya, Cegah Potensi Meluasnya Sebaran Covid-19

Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas 1 Khusus TPI Surabaya larang Warga Negara Asing (WNA) berkunjung dan transit di Surabaya, cegah sebaran Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Tiga WNA India menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya, Selasa (22/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setiap Warga Negara Asing (WNA) kini dilarang berkunjung maupun transit ke Indonesia termasuk Surabaya dan sekitarnya.

Larangan kunjungan WNA ini dalam rangka upaya mencegah potensi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Untuk sementara waktu seluruh WNA tidak lagi bisa berkunjung ke Indonesia sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tugas kami Mensosialisasikan keputusan Pemerintah ini," kaga Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Surabaya, Is Edy Ekoputranto, Rabu (1/4/2020).

Pemerintah melarang kunjungan WNA itu melalui Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020. Aturan ini mengatur tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Pelarangan ini resmi berlaku tadi malam, tepatnya pada Kamis (2/4/2020) mulai pukul 00.00. Setiap WNA tak lagi bisa masuk ke Indonesia dengan tujuan pelesir atau berkunjung tujuan lain. Selanjutnya tak boleh tinggal atau transit di Indonesia.

Namun larangan itu tidak berlaku bagi WNA yang memang masuk kategori khusus. Is Edy menyebutkan bahwa sebagaimana Permenkumham bahwa WNA yang memenuhi kualifikasi dan sarat tertentu bisa berada di Indonesia.

Disampaikan bahwa WNA yang sudah mengantongi kartu izin tinggal terbatas (KITAS), kartu izin tinggal tetap (KITAP) diizinkan singgah di Indonesia. 

Kemuian WNA pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas diperbolehkan untuk memasuki wilayah Indonesia.

Selain itu, WNA yang berstatus tenaga bantuan dan dukungan medis dan pangan diperbolehkan masuk Indonesia. Menurut Is Edy, hal ini didasari oleh alasan kemanusiaan atau humanitarian purpose.

Juga bagi WNA sebagai awak alat angkut baik transportasi laut, udara maupun darat boleh berada di wilayah Indonesia. Begitu juga orang asing yang bekerja pada proyek-proyek Strategis Nasional juga diperbolehkan masuk ke Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved