Virus Corona di Surabaya Mojokerto

Ratusan Santri Ponpes Lirboyo Pulang Kampung di Mojokerto Diperiksa Suhu Badannya

Rombongan santri Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri yang pulang kampung ke daerah Kabupaten Mojokerto

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, berkumpul di Aula Al Muktamar bersiap pulang kampung, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Selasa (31/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Rombongan santri Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri yang pulang kampung ke daerah Kabupaten Mojokerto diperiksa kondisi kesehatannya sesuai protokol penangananvirus Corona atau Covid-19.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dipusatkan di Puskesmas Puri, Jalan Tanggunan Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/4/2020).

Para santri pulang kampung lebih awal menyusul kebijakan Pondek Pesantren Lirboyo terkait dampak merebaknya Covid-19 di Kota Kediri.

Kepala Puskesmas Puri, dr. Retno Dhanarwarih menjelaskan rombongan santri berangkat dari Ponpes Lirboyo Kota Kediri menuju ke Kabupaten Mojokerto mengendarai 2 bus, 8 Elf dan satu kendaraan pribadi sekitar pukul 09.30 WIB. Seluruh santri Lirboyo asal Kabupaten Mojokerto tersebut berjumlah 182 orang yang terdiri dari 119 putera dan 53 puteri. Sedangkan santri asal Kecamatan Puri ada 41 orang.

"Pemeriksaan kesehatan ini wajib dilakukan oleh para santri sebelum pulang ke daerahnya masing-masing sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona," ujarnya di Puskesmas Puri Mojokerto, Rabu (1/4/2020).

Ia mengatakan pengecekan suhu badan memakai alat pengecek suhu badan Thermo Gun (Thermometer Digital Infrared Non- contact Gun). Mekanismenya para santri tetap berada di dalam kendaraan.

Petugas Puskesmas akan memanggil mereka berdasarkan data nama untuk dilakukan pengecekan suhu badan.

"Setelah pemeriksaan suhu badan dinyatakan normal tidak melebihi 38 derajat mereka diberikan Hand Sanitizer sekaligus edukasi terkait pencegahan Covid-19 kemudian yang bersangkutan diperkenankan dijemput oleh keluarganya," jelasnya.

Rekor Baru di Dunia Peradilan Indonesia, 1.509 Perkara Digelar dalam Sidang Online saat Wabah Corona

Nasib Pilu Siswi SMK Dirudapaksa 7 Kakak Kelasnya di 2 Lokasi Berbeda: Sudah Teriak, Tapi Diancam

Dampak Kompetisi Liga 1 Lumpuh karena Corona, Manajer Arema FC Singgung Sisi Kemanusiaan: Bersatu

Masih kata Rerno, petugas Pukesmas akan mendata apabila ditemukan hasil pengecekan suhu badan melebihi 38 derajat dan menunjukkan gejala batuk dan pilek. Kalau ada santri suhu badan diatas 38 derajat maka yang bersangkutan akan diserahkan kepada tenaga kesehatan Puskesmas sesuai wilayahnya.

"Tetap mereka melakukan isolasi secara mandiri melalui Social Distancing dan Physical Distancing sampai 14 hari kedepan," tandasnya.

Ditambahkannya, sebelumnya para santri ini sudah dikarantina dan pemeriksaan kesehatan oleh pihak Rumah Sakit dari Ponpes Lisboyo yang diperkuat dengan surat hasil pemeriksaan kesehatan.

"Semuanya para santri sudah diperiksa suhu badan dan diperbolehkan pulang," terangnya. (Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved