Berita Arema FC

Pemasukan Mandek Gegara Corona, Perawatan Kandang Arema FC Tetap Berjalan: Perbulan Rp 45 Juta

Pemasukan mandek gegara ompetisi Liga 1 2020 ditangguhkan dan Singo Edan libur latihan imbas Corona. Perawatan Stadion Kanjuruhan tetap berjalan.

ISTIMEWA/AREMA F
Abdul Haris (batik hitam) Ketua Panpel Arema FC saat mendampingi tim verifikasi PT LIB di Stadion Kanjuruhan awal kompetisi akan dimulai. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Stadion Kanjuruhan, kandang Arema FC saat ini tengah mati suri.

Sebabnya, karena kompetisi Liga 1 2020 ditangguhkan dan tim Singo Edan libur latihan setelah adanya wabah Corona (Covid-19) di Indonesia.

Berhentinya kompetisi Liga 1 membuat pengelola Stadion Kanjuruhan tak mendapat pemasukan.

Kelakuan Tak Biasa Aburizal Bakrie Demi Cucunya di Rumah Mewah Nia Ramadhani, Ardi Bakrie: Lihat Tuh

Niat Puasa Syaban 1441 H Dilengkapi Hikmah dan Keutamaannya, Bisa Dibaca Malam dan Siang Hari

Padahal biasanya ketika kompetisi berjalan, selain sewa stadion, juga beberapa pemasukan lainnya yang didapatkan.

Pemasukan tersebut digunakan untuk mengelola stadion, sekaligus untuk merawat rumput agar tetap baik.

Namun, meskipun saat ini kompetisi masih berhenti, perawatan stadion tetap berjalan. Puluhan juta rupiah digelontorkan untuk ini. 

Pemuda Pancasila Jatim Bagi Disinfektan ke 38 Kota Kabupaten se Jatim

Sosok Jo Eun Jung, Wanita yang Dinikahi So Ji Sub, Berusia 12 Tahun Lebih Muda dan Seorang Pro Gamer

"Stadion khususnya rumput masih tetap dirawat seperti biasanya. Dipotong, dipupuk dan di obat insektisida. Perbulan kisaran Rp 45 jutaan untuk perawatan," kata Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC, Selasa (7/4/2020).

Lebih lanjut Haris mengatakan, saat ini pemasukan yang didapatkan pengelola stadion ialah dari biaya sewa ruko disekitar stadion.

Biasanya pemasukan didapat dari sewa stadion saat Arema main, even-even dan kegiatan lainnya.

Sinopsis Simmba, Film India Tayang di Mega Bollywood ANTV, Selasa (6/4/2020) Pukul 22.30 WIB

"Sekarang ya tidak ada pemasukan. Pemasukan hanya dari sewa ruko saja," jelasnya.

Sementara itu Awang Karta Aremania Korwil Kanjuruhan yang juga memiliki ruko di Stadion Kanjuruhan mengaku, kompetisi libur karena corona berdampak pada warungnya yang tak dipungkiri menjadi sepi pembeli.

"Sepak bola di stop, stadion sepi karena Corona. Semoga segera pulih dan sepak bola kembali digelar," ujar Awang Karta.

Penulis: Dya Ayu

Editor: Heftys Suud

Penulis: Dya Ayu
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved