Virus Corona di Malang

ITN Malang Pasang Bak Cuci Tangan di Kawasan Kampus hingga Sekolah, Bantu Cegah Penularan Covid-19

Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memasang bak cuci tangan untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19.

ISTIMEWA
Seorang mahasiswa tengah mencuci tangan di bak cuci tangan ITN Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memasang bak cuci tangan di depan rektorat, tepatnya di sebelah mesin absen deteksi wajah karyawan.

Bak cuci tangan ini merupakan salah satu cara Kampus Biru untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19.

"Rencana awal kami membuat tempat cuci tangan selain dipasang di kampus juga akan diberikan ke sekolahan SMA/SMK. Tapi berhubung sekolahan diliburkan akhirnya rencana bergeser ke tempat-tempat umum," ujar Rektor ITN Malang Dr. Ir. Kustamar, MT saat ditemui di ruangannya Kamis, (9/4/2020).

UPDATE CORONA di Nganjuk Kamis 9 April, Positif Covid-19 Jadi 8 Orang, Jumlah OTG Melonjak 15.403

Menurut rektor, nantinya bak cuci tangan akan dipasang di tempat-tempat umum yang masih bayak dikunjungi oleh masyarakat, seperti pasar dan mall.

"Diprioritaskan dulu di mall atau wilayah dekat pasar untuk membantu masyarakat mencuci tangan. Nanti, setelah siswa masuk baru bisa ke sekolah-sekolah. Dengan desain yang bagus dan tahan lama, maka anak-anak senang dan menjadi terbiasa cuci tangan. Tentunya kami diseleksi dulu, tidak semua tempat," imbuhnya.

Sebagai awal bak cuci tangan sudah dipasang di kampus 1 ITN Malang pada awal bulan April kemarin.

Mahasiswa ITN Malang Sabet 5 Medali Kejuaraan Taekwondo, Berat Badan hingga Suporter Jadi Tantangan

Dengan dipasangnya alat ini diharapkan setiap karyawan dan tamu yang datang ke kampus bisa mencuci tangan sesering mungkin.

Sehingga penularan Covid-19 melalui kontak tangan bisa terhindarkan.

Bak cuci tangan buatan Teknik Mesin Industri (D-4), Sarjana Terapan ini berbahan stainless sehingga lebih tahan lama dan mudah dipindahkan.

Kondisi Satu Pasien Positif Covid-19 di Tuban Berangsur Membaik, Dirawat Intensif di RSUD dr Koesma

Dilengkapi dengan dua tempat di kanan dan kiri bak untuk menempatkan sabun cair dan hand sanitizer.

"Kami buat tanpa tandon, langsung dihubungkan dengan kran air yang paling dekat, sehingga tidak menyusahkan dalam pengisian air. Kalau semisal sewaktu-waktu airnya tidak mengalir maka bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang sudah disedialan di situ (bak cuci tangan)," kata Kustamar.

Rektor berharap dengan adanya fasilitas bak cuci tangan, maka kesadaran masyarakat secara individu akan meningkat.

"Saya menghimbau kepada karyawan ITN Malang dan masyarakat umumnya untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," tandasnya.

Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved