Taktik Busuk Paman di Madura Nodai Keponakannya, Pakai Becak untuk Kelabui, Korban Sampai Meronta

Inilah taktik busuk seorang paman di Madura yang nodai keponakannya. Becak jadi sarana.

Kolase TribunJatim.com
Ilustrasi pencabulan seorang paman di Madura kepada keponakannya 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Taktik busuk paman di Madura nodai keponakannya terbongkar.

Polres Pamekasan, terpaksa menangkap dan meminta keterangan terhadap S (45), warga Dusun Timur Desa Bettet, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, lantaran diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur, sebut saja Melati (9), yang masih keponakan sepupu sendiri, Senin (13/4/2020), sekitar pukul 22.00.

Tersangka S, yang sudah punya istri dan dua anak ini, dilaporkan orang tua korban ke Polres Pamekasan, setelah tersangka kepergok warga memaksa korban, yang masih duduk di bangku kelas III SD, agar menuruti kemauan tersangka untuk memuaskan nafsunya, di JalanPengadilan, Pamekasan, sisi timur kantor PDAM Pamekasan.

10 Anak Punk Diciduk Polisi di Tol Lawang, Ada 1 Huruf yang Dilingkari Jadi Petunjuk, Anarko?

Menurut penuturan sejumlah saksi di lokasoi kejadian, sebelumnya korban diajak tersangka S, penarik becak untuk jalan-jalan keliling kota, pukul 19.00 WIB.

Sebab selain korban masih keponakan, rumah tersangka dengan korban kebetulan saatu kampung dan orang tua korban mengizinkan tersangka diajak jalan-jalan.

Tidak ada kejelasan, korban diajak keliling ke mana saja dengan tersangka. Namun setelah putar-putar sekitar pukul 22.00, tersangka berhenti di Jalan Pengadilan dan mengaku kepada korban istirahat sebentar.

Walau saat itu korban merengek minta pulang, namun tersangka seolah tidak mendengarkan.

Pada saat itu tersangka meminta korban untuk melakukan perbuatan pelecehan.

Kala itu korban tidak mau dan meronta, tapi tersangka memaksa hingga suara keributan antara tersangka dengan korban itu didengar warga sekitar dan mendatangi, apa yang tengah terjadi.

Melihat perbuatan tersangka, beberapa warga geram dan memarahi tersangka.

Halaman
12
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved