2 Jasad TKI Madura Ini Dipulangkan ke Kampung Halaman, Disemprot Disinfektan, Fakta Penyakit Terkuak

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura kembali dipulangkan dengan kondisi meninggal dari Negara Malaysia di tengah pandemi Covid.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jenasah saat tiba di Sub Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, Senin (20/4/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura kembali dipulangkan dengan kondisi meninggal dari Negara Malaysia di tengah pandemi Covid-19.

Namun, pemulangan jenazah bernama Sahuri (45) warga Kecamatan Karang Penang dan Musama (51) warga Kecamatan Sokobanah tersebut bukan disebabkan oleh Covid-19 melainkan gejala penyakit bawaan.

Aliansi Mahasiswa Sampang Bagi 1000 Masker Gratis ke Warga, Turun Tangan Putus Rantai Sebaran Corona

Pria Misterius Tewas di Lapangan Sampang, Identitas Asli Diungkap Kades, Sosoknya Duda Anak Satu

Terkuak Identitas Mayat Pria Misterius Tergeletak di Lapangan Sampang, Kerabat Korban Datang ke TKP

Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Diskumnaker Sampang Agus Sumarso mengatakan, Berdasarkan keterangan dari pihak Kedutaan Besar Indonesia Kedubes RI di Kuala Lumpur, Sahuri meninggal di sebabkan oleh kanker paru-paru, darah tinggi, dan TBC pada 14 April 2020.

Sedangkan, Musama disebabkan oleh kanker rahim dan sakit buah pinggang tahap empat, meninggal pada 9 April 2020.

"Jadi keduanya negatif covid-19," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (20/4/2020).

Dijelaskan, kedua jenasah dipulangkan ke tanah air atas permintaan dari pihak saudara.

Sehingga, jenazah diterbangkan dari Kuala Lumpur transit Jakarta menuju Bandara Juanda Surabaya dan tiba di Sampang hari ini sekitar pukul 03.00 WIB.

Setelah tiba di Sampang, kedua jenasah diberhentikan di Sub Posko Percepatan Penanganan Covid-19, Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik untuk dilakukan sterilisasi.

"Saat di posko peti kedua jenasah di semprot menggunakan cairan disinfektan, begitupun dengan ambulannya, setelah itu mereka dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing," terang Agus Sumarso.

Ia menambahkan, terkait pemulangan dua jenasah TKI asal Sampang ini, masyarakat diminta agar tidak panik atau membuat isu yang tidak-tidak.

Pasalnya, miskipun Negara Malaysia merupakan negara pandemik, kematian kedua TKI disebabkan oleh penyakit bawaan bukan karena virus Corona.

"Jadi bagi masyarakat nantinya yang mendengar informasi ada TKI statusnya positif covid-19 itu merupakan berita hoax," tutupnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved