Olahraga saat Wabah Virus Corona

Sprinter Asal Jawa Timur Dukung Penuh Keputusan Pemerintah Soal Penundaan PON XX Papua 2020

Serafi Anelies Unani mendukung penuh keputusan pemerintah terkait penundaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020 pada Oktober mendatang.

INSTAGRAM @SerafiUnani
Atlet Puslatda KONI Jatim, Serafi Anelies Unani, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Peraih medali emas SEA Games 2011 cabang nomor lari 100 meter putri, Serafi Anelies Unani, mendukung penuh keputusan pemerintah terkait penundaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020 pada Oktober mendatang.

Bagi sprinter asal Kota Surabaya ini, kebijakan itu merupakan langkah yang tepat, mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar event olahraga terbesar di Tanah Air itu.

"Penundaan ini adalah sikap yang tepat mengingat pandemi virus Corona atau Covid-19, dan juga recovery kondisi masing-masing atlet juga diperlukan," terang Serafi Anelies Unani pada TribunJatim.com, Kamis (23/4/2020).

Pemain Persebaya Rutin Gowes saat Libur Kompetisi, Pelatih Fisik Ingatkan Soal Prosedur Keamanan

Bekerja Sama dengan PSSI, Arema FC Sumbang 80 Face Shield untuk Tenaga Medis

"Penundaan ini bukan sesuatu yang harus dipermasalahkan, namun harus dilihat secara bijak, mengenai faktor kesehatan masing-masing kita," imbuh Serafi Anelies Unani.

Atlet 31 tahun ini pun mengaku tak mempermasalahkan perihal penundaan penyelenggaraan PON XX Papua 2020. Sebab dirinya menyadari dengan situasi yang terjadi sekarang.

"Jadi buat saya penundaan ini tidak masalah, toh olimpiade pun ditunda, jadi ini adalah hal yang wajar," tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan penundaan PON XX Papua 2020.

Harapan Pemain Sayap Persebaya Bayu Nugroho untuk Sekjen PSSI Baru Pengganti Ratu Tisha

Selain Latihan, Bek Persela Lamongan Novan Setya Sasongko Sibuk di Dapur selama Liga 1 2020 Mandek

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, Kamis (23/4/2020).

Ajang olahraga multi-event yang semula bakal digelar pada Oktober 2020 itu terpaksa digeser pelaksanaanya ke Oktober 2021.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved