PSBB Gresik

Di Gresik Masih Banyak Warkop Buka Saat Jam Malam PSBB

Sejumlah warung kopi (warkop) masih saja buka saat penerapan jam malam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gresik

Willy Abraham/Tribunjatim
Salah satu warkop di Suci yang diminta tutup saat jam malam dan ditempeli stiker beli bungkus bayar bawa pulang, Sabtu (2/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sejumlah warung kopi (warkop) masih saja buka saat penerapan jam malam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gresik mulai pukul 21.00 hingga 04.00.

Petugas gabungan yang terdiri TNI-Polri dan Satpol PP serta Ormas dan Ormek melakukan patroli di hari ke empat PSBB di Kabupaten Gresik.

Padahal sudah tiga hari diberikan himbauan. Semua aktivitas dibatasi untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Gresik.

Petugas gabungan melakukan penyisiran rute patroli mulai dari wilayah Gresik Kota warkop, makanan cepat saji hingga konter handphone di jalan Dr. Sutomo lalu warkop sepanjang Jalan Noto Prayitno, Jalan Siti Fatimah binti Maimun, lalu ke warkop sepanjang Jalan Tambang Gresik.

Area perumahan GKB Gresik, dan di sepanjang Jalan Brotonegoro, Manyar, sepanjang Jalan Panggang Desa Suci, Manyar, Jalan KH. Syafi'i, Suci, Jalan KH. Syafi'i Desa Dahan Rejo dan kembali ke Jalan Dr. Wahidin Kebomas.

Ternyata masih banyak warung kopi yang buka. Kemudian ada pula pengunjung warung kopi yang ramai meski jam malam.

Kepala dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan, menyampaikan pembatasan jam malam kepada belasan warkop yang masih buka.

Jam Malam Selama PSBB, Polrestabes Surabaya Bandit Jalanan dan Tertibkan Pemuda Nongkrong

Ingin Tetap Sehat dan Tidak Lemas Selama Berpuasa? Simak Tips dari Kreator di TikTok Ini!

Kepiluan Istri Kenang Erwin Prasetya Eks Dewa 19 Sebelum Wafat, Simak Rekam Jejak Karir Musiknya

"Kita tempeli stiker yang bertuliskan 'Beli Bungkus Bayar Bawa Pulang' di warung, cafe dan tempat keramaian. Agar mereka mematuhi jam malam," ucapnya, Sabtu (2/5/2020).

Pihaknya juga terus mensosialisasi apalagi, saat ini Jawa Timur sudah menduduki peringkat kedua kasus terbanyak setelah Jakarta terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Semoga angka positif di Gresik tidak bertambah dan masa PSBB di Gresik tidak diperpanjang," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved