Didi Kempot Meninggal Dunia

Aslinya Bernama Dionisius Prasetyo, Inilah Makna dan Arti Nama Didi Kempot yang Sebenarnya

Dikenal dengan nama panggung Didi Kempot, nama lahirnya ternyata adalah Dionisius Prasetyo.

Tayang:
Editor: Pipin Tri Anjani
Warta Kota/Feri Setiawan
Penyanyi lagu-lagu campursari, Didi Kempot hadir dalam acara Rosi KompasTV bertajuk 'The Godfather of Broken Heart' di Studio KompasTV, Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019) malam. Didi Kempot berhasil 'menggoyang' Studio KompasTV lewat lagu-lagu ciptaannya yang dinyanyikannya pada malam tersebut. 

TRIBUNJATIM.COM - Didi Kempot meninggal dunia karena serangan jantung di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020).

Tak banyak yang tahun nama asli Didi Kempot sepanjang perjalanan kariernya di dunia industri hiburan.

Dikenal dengan nama panggung Didi Kempot, nama lahirnya ternyata adalah Dionisius Prasetyo.

Dari nama lahir itu, ia kemudian biasa dipanggil Didi Prasetyo saat kecil dan remaja.

Banyak yang mengira memiliki nama sebutan Kempot gara-gara pipinya cekung alias tirus.

Suasana Rumah Duka Didi Kempot di Ngawi, Terungkap Alasan Didi Kempot Dimakamkan di Majasem

4 Fakta Yan Vellia Istri Didi Kempot yang Jarang Tersorot, Sama-sama Penyanyi dan Saling Mendukung

Ternyata, nama Kempot itu nggak ada hubungannya sama sekali dengan bentuk pipi cekungnya.

Ketika diundang oleh Rosiana Silalahi ke acara Rosi di Kompas TV, Lord Didi pun menjelaskan apa itu arti dari Kempot.

Didi Kempot meninggal dunia di Solo
Didi Kempot meninggal dunia di Solo (Tangkapan Gambar KompasTV)

Melalui sebuah video milik YouTuber Gofar Hilman yang diputar acara Rosi itu, terungkap bahwa "Kempot" merupakan akronim dari Kelompok Penyanyi Trotoar.

"Jadi kata Kempot itu singkatan ya mas?" tanya Gofar dalam video itu, dikutip HAI dari Kompas.com.

"Iya betul, Kelompok Penyanyi Trotoar disingkat Kempot," ucap Didi menjawab Gofar.

Jadi ternyata untuk Kempot adalah singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar.

Pria yang dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart oleh para Sobat Ambyar ini merupakan penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Dilansir dari Tribunnewswiki.com (grup TribunJatim.com), Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang.

Kondisi Yan Vellia, Tangisan Pecah di Depan Jenazah Didi Kempot, Tak Henti Elus Wajah Sang Suami

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini sejak kecil menikmati kehidupan di Surakarta.

Hingga saat ini Didi Kempot menjadi penyanyi campursari kebanggan kota kelahirannya.

Didi Kempot diketahui tidak menamatkan bangku sekolah.

Saat berada di bangku SMA, Didi Kempot memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya.

Hal tersebut dilakukan karena Didi Kempot terpengaruh dengan perkataan ayahnya.

Pada saat itu ayah Didi Kempot mengatakan bahwa seniman tidak memerlukan sekolah tinggi yang terpenting adalah praktek.

Sejak kecil, Didi Kempot dikenal sebagai anak yang nekat dan berani.

Sejak kelas 3 SMP, Didi Kempot sudah mulai mengamen.

Hal tersebut Didi Kempot lakukan terlepas Didi Kempot anak pelawak yang sedang berjawa pada saat itu.

Menurut Didi Kempot, mengamen bagaikan tes mental untuk dirinya.

Didi Kempot rela menjual sepeda untuk membeli sebuah gitar untuk mengamen.

Didi Kempot
Didi Kempot (Instagram/didikempot_official)

Perjalanan Karier

Didi Kempot mengawali karier sebagai musisi jalanan atau pengamen.

Pada sekitar 1984, Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo.

Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan tman-temannya merantau ke Jakarta.

Saat berada di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya.

Didi Kempot justru mengamen dan mengawali karier dari nol.

Sebuah keberuntungan berpihak pada Didi Kempot, pada saat itu seorang produser mengajak Didi Kempot masuk ke dapur rekaman.

Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon.

Kondisi Terakhir Didi Kempot Sebelum Meninggal Diungkap Sang Kakak, Singgung soal Riwayat Penyakit

Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.

Lagu 'Stasiun Balapan' menjadi satu di antara lagu Didi Kempot yang populer.

Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.

Album perdana Didi Kempot juga bertajuk 'Stasiun Balapan' yang dirilis pada tahun 1999.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Plong'.

Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.

Pada tahun 2001, Didi Kempot merilis album berjudul 'ketaman Asmoro'.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Pokoe Melu'.

Album yang dikeluarkan Didi Kempot terus mendapatkan respon positif masyarakat Indonesia.

Dalam album 'Cucak Rowo' pada tahun 2003, lagu yang dibawakan Didi Kempot menjadi populer.

Di tahun berikutnya, Didi Kempot kembali merilis album 'Jambu Alas' bersama Nunung Alvi pada tahun 2004.

Dan pada tahun 2005, Didi Kempot merilis album berjudul 'Ono Opo'.

Lagu 'Stasiun Balapan' meceritakan sebuah nama stasiun yang ada di Solo.

Didi Kempot menciptakan lagu tersebut ketika dirinya mengamen di Solo.

Pada saat itu Didi Kempot terinspirasi dari penumpang yang ada di stasiun tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Bernama Asli Dionisius Prasetyo, Inilah Makna Nama Didi Kempot yang Sebenarnya

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved