Breaking News:

PT Djarum Kudus Bagikan THR Pada 48.000 Pekerjanya Secara Tepat Waktu

Pabrik rokok PT Djarum Kudus, menunjukkan komitmennya untuk menumbuhkan optimisme dan mendorong ekonomi lokal tetap bertahan saat Covid-19 ini

istimewa
Para pekerja pabrik rokok Djarum Kudus yang secara serentak menerima THR yang naik meski sedang pandemi Covid 19 pada Selasa (12/5/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pabrik rokok PT Djarum Kudus, menunjukkan komitmennya untuk menumbuhkan optimisme dan mendorong ekonomi lokal tetap bertahan dalam menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Yaitu dengan membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada ratusan ribu pekerjanya yang tersebar di berbagai daerah.

Public Affair Manager PT Djarum Kudus, Rahma Mochtar Kusumasastra menjelaskan, pembayaran THR ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap seluruh pekerja di pabrik Djarum. Kebijakan ini juga menjadi salah satu cara bagi Djarum untuk tetap menumbuhkan optimisme dan mendorong ekonomi lokal tetap bertahan dalam menghadapi pandemi Corona.

"Kami bersyukur perusahaan tetap bisa menjalankan ketentuan dengan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu. Ada kenaikan jumlah THR yang dibayarkan tahun ini," jelas Rahma dalam rilis yang diterima Rabu (13/5/2020).

Rahma mengungkapkan total terdapat lebih dari 48.000 pekerja harian dan pekerja borong yang menikmati THR dari Djarum, yang  diberikan secara serentak pada Selasa (12/5/2020).

Para pekerja tersebut berada di area pabrik Djarum di sejumlah kota seperti Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Demak,Temanggung, dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rahma menambahkan nilai THR yang dibayarkan secara total mencapai Rp 97 miliar. Dengan rincian, Rp 81 miliar diperuntukkan bagi pekerja borong dan sekitar Rp 16 miliar kepada pekerja harian. Setiap pekerja menerima pembayaran THR sebesar satu bulan gaji mereka.

"Pembayaran THR telah dilakukan secara serentak. Semoga dapat membantu para pekerja dalam menyambut lebaran ditengah situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini," jelas Rahma.

Sulami, salah satu pekerja asal Demak mengaku mendapatkan THR sebesar Rp 2,2 juta. Jumlah tersebut naik Rp 300 ribu dibandingkan tahun lalu. Bagi Sulami, pembayaran THR jelang lebaran ini sangat berarti, mengingat suaminya sudah tidak bekerja lagi akibat wabah virus Corona atau Covid-19 yang menghantam berbagai daerah di Jawa Tengah.

"Bersyukur tahun ini bisa mendapatkan tambahan THR, apalagi situasi sedang sulit akibat Corona. Anak-anak dan keluarga bisa gembira di saat lebaran nanti," ungkap Sulami.(Sri Handi Lestari/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved