PSBB Malang Raya

Sosialisasi PSBB Malang Raya Hari Pertama, 200 Lebih Kendaraan Diminta Putar Balik

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto ungkap hari pertama sosialisasi PSBB Malang Raya ada 200 lebih kendaraan diminta putar balik.

TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Polresta Malang Kota tidak memperbolehkan kendaraan di luar Malang Raya masuk ke Kota Malang.

Hari pertama sosialisasi PSBB Malang Raya, 200 lebih kendaraan sudah diminta putar balik.

“Di check point di Exit Tol Madyopuro sudah ada 102 kendaraan yang diminta putar balik, sedangkan pos Graha Kencana Jalan Raya Balearjosari sudah ada 114 kendaraan yang diminta putar balik,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, Kamis (14/5/2020).

Tangis Yan Vellia Istri Didi Kempot Kuak Ulah Orang Jahat, Curhat Rasanya Dibully: Tuhan Maha Tahu

Bocor Obrolan Prabowo & Menhan China saat Masa Genting Laut China Selatan, Singgung Kekuatan Militer

Dia menyebut pemeriksaan terhadap angkutan umum dan kendaraan pribadi juga akan diperketat. Berdasarkan aturan, jumlah penumpang dalam satu kendaraan hanya boleh diisi 50 persen.

“Jadi kendaraan tidak mengangkut secara penuh penumpang. Jumlah penumpang kendaraan yang diijinkan hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan,” katanya.

Meski demikian, terdapat sejumlah kelonggaran bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan logistik, medis dan bahan bakar minyak (BBM).

Idulfitri, Arab Saudi Akan Lockdown Total & Berlakukan Jam Malam, Pelanggar Didenda Rp800 Juta

NEWS VIDEO - 50 Pedagang Pasar Genteng Surabaya Jalani Rapid Test, Tunggu Hasil Takut Sebenernya

Khusus kendaraan tersebut, Polresta Malang Kota akan mengizinkan mereka melintas namun asal tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

“Kendaraan yang mengangkut kebutuhan medis dan kesehatan, kebutuhan sembako, serta kendaraan yang mengangkut BBM atau BBG kami persilakan masuk,” tandas Priyanto.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memutuskan pemberlakuan PSBB di Malang Raya dimulai pada Minggu, 17 Mei sampai 30 Mei 2020.

Keputusan itu diambil saat Khofifah rapat bersama tiga kepala daerah Malang Raya di Bakowil pada Rabu (13/5/2020) malam.

Penulis: Amintaus Sofya

Editor: Heftys Suud

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved