Semarak Ramadan 2020

Tips Mengelola Emosi Saat Berpuasa di Tengah Pandemi Corona Menurut Psikolog Unair, Coba 3 Hal Ini

Penerapan PSBB Surabaya Raya maupun PSBB Malang Raya membuat aktivitas masyarakat berubah total. Ini tips mengelola emosi.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Arie Noer Rachmawati
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI Cara mengelola emosi saat berpuasa di tengah pandemi Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Penerapan PSBB Surabaya Raya maupun PSBB Malang Raya membuat aktivitas masyarakat berubah total.

Hal ini pastinya mengakibatkan dampak baik secara fisik maupun psikologis.

Tri Kurniati Ambarini MPsi Psikolog, dosen Fakultas Psikologi dari Departemen Psikologi Klinik dan Kesehatan Mental Universitas Airlangga mengungkapkan ada beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat dalam mengelola emosi saat berpuasa di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

Terungkap Perawat Ari Tiba di RS dalam Kondisi Kritis, Hasil Swab Positif Covid-19, Pakai Inkubasi

1. Menyusun Target dan Tanggung Jawab

Menyusun ulang target dan cara pencapaian target dalam beribadah selama bulan Ramadhan menjadi cara pertama yang dapat dilakukan. 

Sebagai contoh, kebiasaan tarawih setiap malam di masjid dapat disesuaikan menjadi berjamaah setiap malam bersama anggota keluarga.

Kemudian, membuat daftar tugas atau tanggung jawab yang harus diselesaikan, baik tugas kantor, sekolah, atau tugas rumah.

Postingan Terakhir Ari, Perawat Surabaya PDP yang Meninggal Banjir Ucapan Duka, Potretnya Tersenyum

Membuat skala prioritas dapat menjadi solusi, untuk bisa menyelesaikan tugas secara bertahap dan disesuaikan dengan ritme aktivitas ibadah yang dilakukan di rumah.

“Buatlah skala prioritas dan selesaikan tugas secara bertahap serta sesuaikan ritmenya dengan aktivitas beribadah di rumah,” terang dosen yang akrab disapa dengan Rini tersebut.

Pulang Dibully, Bocah Penjual Gorengan Ciumi Adiknya, Minta Maaf Tak Bisa Belikan Popok, Ibu Kaget

2. Identifikasi dan Atasi Situasi 

Mendata atau mengidentifikasi situasi-situasi yang mudah mendatangkan emosi negatif dapat dilakukan.

Emosi negatif yang dirasakan dapat berupa rasa marah, sedih, kecewa, takut, kesepian, dan lainnya.

“Jika memungkinkan hindari situasi tersebut dengan melakukan aktivitas lain yang setara namun bertujuan sama,” ungkapnya.

Selanjutnya yaitu mengatasi situasi dengan menyediakan dan mengkreasi pojok ibadah di rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved