Berita Arema FC

Arema FC Tegaskan Tidak Ada THR, Hak Komersial Rp 509 Juta Dipakai Gaji Pemain dan Ofisial Tim

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo jelaskan hak komersial Rp 509 juta langsung digunakan gaji pemain dan ofisial tim. THR Tidak ada.

SURYA/DYA AYU
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Januari 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hak komersial yang cair, Selasa (19/5/2020) kemarin, langsung digunakan Arema FC untuk membayar gaji pemain dan ofisial tim.

Seperti diketahui klub Singo Edan menerima dana sebesar Rp 509 juta setelah dipotong pajak, dari yang semula Rp 520 juta untuk masing-masing klub Liga 1 2020.

Menurut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo gaji pemain dan ofisial tim sengaja dimajukan agar bisa digunakan untuk kebutuhan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2020.

1 Negara Terancam Musnah dari Bumi karena Corona, Kekebalan Rakyat Rendah: Situasi Hidup dan Mati

3 Bulan Lucinta Luna di Penjara, Ini Potret Wajah Terbaru Pacar Abash, Sesi Video Call dengan Jaksa

Apalagi saat ini situasinya wabah Corona ( Covid-19 ) masih merajalela.

"Biasanya gaji pemain disampaikan antara tanggal 29 sampai 30 perbulannya, tapi bulan ini dimajukan hari ini, atau seminggu sebelum jadwal biasanya. Kami memahami kebutuhan mereka meningkat, mengingat karena menjelang lebaran, ditambah Corona yang berdampak kepada semua pihak," kata Ruddy Widodo, Rabu (20/5/2020).

Masjid Agung Sampang Tetap Gelar Salat Idul Fitri, Hand Sanitizer hingga Bilik Sterilisasi Disiapkan

NEWS VIDEO: Satu Lagi Perawat Surabaya Meninggal Dunia Terpapar Corona, Rekan Beri Penghormatan

Selain itu, ini juga dilakukan sebagai wujud tanggung jawab sosial karena manajemen memahami tidak ada pemasukan signifikan untuk pemain dan pelatih selama kompetisi dihentikan sejak Maret lalu.

"Dalam kesempatan ini, kami juga ucapkan selamat lebaran memohon maaf jika ada khilaf dan kesalahan," ujarnya.

Sementara soal Tunjangan Hari Raya (THR), manajemen Singo Edan memastikan, tidak ada THR untuk pemain ataupun ofisial, seperti yang diberitakan dibeberapa media.

"Jadi hak komersial untuk gaji bulan Mei. Tidak untuk THR, karena memang tidak ada THR," tegas pria asal Madiun itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, meski telah mendapat dana Rp 509 juta, Arema FC masih tetap harus mencari tambahan dana untuk membayar gaji pemain dan ofisial,yang perbulannya sebesar Rp 575 juta (gaji maksimal 25 persen), sejak kompetisi dihentikan Maret lalu sampai bulan ini.

Penulis: Dya Ayu

Editor: Heftys Suud

Penulis: Dya Ayu
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved