PSBB Surabaya
Beri Perhatian Lebih pada Anak Surabaya Pasien Covid-19, Wali Kota Risma Kirim Mainan & Buku Bacaan
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, terus memberikan perhatian kepada pasien Covid-19, terlebih pada anak-anak. Risma sampai berikan mainan.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, terus memberikan perhatian kepada pasien virus Corona atau Covid-19.
Satu di antaranya perhatian kepada anak-anak yang tengah menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Asrama Haji Sukolilo memang disulap Pemkot Surabaya menjadi rumah sakit darurat yang disebut sebagai hotel.
Satu keluarga yang melakukan isolasi bisa di sana, termasuk adanya pasien anak-anak.
Kabarnya, ada sekitar empat anak yang menjalani isolasi di sana.
"Aku ngasih mainan ke mereka supaya mereka senang," kata Tri Rismaharini, Kamis (21/5/2020).
• UPDATE PSBB Surabaya Raya Jilid II, Pejabat Tak Boleh Open House hingga Syarat Salat Ied di Sidoarjo
• Kronologi Pria Berjubah Putih Adu Mulut di Check Point Surabaya, Bermula 1 Penumpang Tak Maskeran
Hal itu dilakukan Tri Rismaharini agar anak-anak tak merasa bila dalam keadaan sakit.
Ia berharap, sistem imun anak-anak bisa tetap terjaga.
Selain itu, Tri Rismaharini juga mengirimkan buku bacaan kepada mereka agar waktu mereka tak membosankan.
"Supaya mereka tidak merasa mereka sakit, tapi mereka bisa gembira di situ," ujarnya.
Setiap pagi, pasien juga diberikan musik yang riang gembira sembari melakukan senam kemudian berjemur.
• Katalog Promo Giant Terbaru, Diskon Daging Segar hingga Biskuit Kaleng, Terakhir 24 Mei 2020
• UK Petra Surabaya Donasikan Ribuan Masker Medis KN95 ke Banda Aceh Hingga Ambon
Setelah itu bakal diperiksa rutin oleh tim dokter yang bertugas di sana.
Asrama Haji Sukolilo Surabaya memang telah difungsikan sejak beberapa waktu lalu sebagai tempat penanganan pasien Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) serta rapid test reaktif.
Pemkot Surabaya memanfaatkan beberapa blok untuk memaksimalkan penanganan warga yang harus menjalani isolasi.
Editor: Dwi Prastika