PSBB Gresik

Ini Imbauan MUI Gresik tentang Hari Raya Idul Fitri 1441 H

untuk memutus mata rantai penyebaran, MUI Gresik mengimbau beberapa hal berkaitan dalam merayakan lebaran di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19

TRIBUNJATIM/SUGIYONO
Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Ketua MUI Gresik KH Mansyur Shodiq, saat doa bersama ASN untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia serta korban pesawat Lion Air JT-610, Jumat (2/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 H tahun ini akan menjadi suasana yang berbeda. Pandemi virus Corona atau Covid-19 menyebabkan hari raya kali ini jauh dari hiruk pikuk dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kedua terutama di Kabupaten Gresik.

Nah, untuk memutus mata rantai penyebaran, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mengimbau beberapa hal berkaitan dalam merayakan lebaran di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Adapun isi imbauan itu antara lain. Seluruh umat Islam di Kabupaten Gresik diimbau agar tidak menjalankan sholat id di masjid atau jama'ah dengan jumlah yang besar. Umat Islam diharapkan sholatIdul Fitri di rumah masing-masing.

Kemudian kegiatan takbir keliling yang biasa menjadi tanda semarak lebaran, MUI juga meminta agar ditiadakan. Dalam suasana pandemi ini umat Islam diharapkan tetap berdiam diri di dalam rumah.

Selanjutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar warga Kabupaten Gresik tidak melakukan silaturahmi secara langsung, namun dilakukan secara virtual saja. Seperti memanfaatkan komunikasi internet maupun telepon.

Harap Tak Ada PSBB Malang Raya Jilid 2, Kapolresta Malang Kota: Lebaran Tidak Perlu Keluar Rumah

Rangga Sasana Sunda Empire Pernah Sesumbar Bisa Hentikan Corona, Kini Sakit hingga Diisolasi

Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya Berikan Bantuan ke Muslimat NU Jatim

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. M. Mansoer Sodiq mengatakan imbauan itu supaya pencegahan Idul Fitri bisa dihentikan secara masif. Sebab virus Corona atau Covid-19 akan sulit menyebar jika manusia tidak saling bertemu.

"Imbaun ini semata-mata untuk melindungi warga Kabupaten Gresik dan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19," jelasnya kepada TribunJatim.com, Selasa (19/5/2020).

Selain itu KH Mansoer juga mengajak kepada umat Islam untuk tetap berdoa kepada Allah SWT. Agar semua amal ibadah di bulan puasa diterima oleh Allah SWT dan diberikan kesehatan jasmani dan rohani untuk umat muslim di Gresik.

"Mari kita berdoa kepada Allah SWT, agar virus Corona atau Covid-19 segera ditangguhkan dan dihilangkan oleh Allah SWT dari daerah dan negara kita, sampai belahan dunia," harapnya diamini oleh Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved