Virus Corona di Nganjuk

PT KAI Daop 7 Madiun Operasikan Kereta Api Luar Biasa, Antisipasi Lonjakan Pengiriman Barang

PT Kereta Api Indonesia (Persero) operasionalkan perjalanan KA Luar Biasa (KLB) angkutan barang ke berbagai tujuan di Pulau Jawa jelang Hari Raya Idu

ISTIMEWA/PT KAI Daop 7 Madiun
Suasana di salah satu stasiun KA PT KAI Daop 7 Madiun terlihat sepi penumpang dampak pencegahan penyebaran virus Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - PT Kereta Api Indonesia (Persero) operasionalkan perjalanan KA Luar Biasa (KLB) angkutan barang ke berbagai tujuan di Pulau Jawa jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Langkah tersebut sebagai respon PT KAI untuk memberikan layanan optimal di tengah larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaksan, layanan Perjalanan KLB tersebut akan mengangkut kiriman barang untuk berbagai segmen.

Mulai dari UMKM hingga perusahaan besar dengan biaya yang menarik. Misalnya, pengiriman barang untuk relasi Madiun - Surabaya hanya Rp 200 per kg, Jakarta - Surabaya Rp 1.500 per kg.

“Kami berharap layanan ini dapat membantu masyarakat berbagi kebahagiaan dengan sanak keluarga di kampung halaman di hari kemenangan, meskipun tidak dapat bertemu secara fisik,” kata Ixfan Hendriwintoko dalam rilisnya, Kamis (20/5/2020).

Pada layanan ini, menurut Ixfan, PT KAI menyiapkan gerbong bagasi berkapasitas 20 ton agar masyarakat dapat mengirimkan barang dalam berbagai ukuran dengan mudah. Adapun stasiun yang melayani angkutan barang menggunakan KLB yakni Stasiun Jakarta Kota, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, dan Surabaya Pasarturi.

"Diharapkan dengan layanan ini akan semakin banyak barang yang dapat didistribusikan dengan kereta api. Apalagi angkutan barang dengan kereta api memiliki keunggulan diantaranya aman, tepat waktu, dan efisien,” ucap Ixfan Hendriwintoko.

Masyarakat, ungkap Ixfan, dapat mempercayakan pengiriman barangnya seperti dokumen, paket, produk industri, produk UMKM, e-commerce, makanan, sayur mayur, sepeda, motor, dan lain-lain kepada KAI.

Luna Maya Tersenyum Malu Ditanya Kemungkinan CLBK dengan Ariel Noah: Ternyata Kalau Jodoh Gimana?

Potret Muda Yan Vellia saat Duet Bareng Didi Kempot di Video Lawas Disorot, Terlihat Masih Malu-malu

Satlantas Surabaya : Penumpang Mobil Habib Umar Assegaf Lebihi Kuota Aturan PSBB

Dan sejak dibuka tanggal 12 Mei lalu hingga tanggal 19 Mei, dikatakan Ixfan, sudah 25 ton barang yang dikirimkan masyarakat melalui KLB. Rute favorit pengiriman barang adalah Jakarta–Surabaya dengan volume barang kiriman mencapai 12.742 Kg.

Sedangkan total angkutan barang yang dilayani melalui Rail Expres di seluruh Daop 7 Madiun, baik yang menggunakan KA Parcel maupun KLB, tambah Ixfan, tiap harinya mencapai 30 ton. Pada periode tersebut masyarakat sudah mengirimkan paket, makanan olahan, sepeda, motor, dan barang-barang lainnya menggunakan kereta api.

Dalam pelayanan angkutan barang menggunakan KLB ini, imbuh Ixfan, KAI tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. KAI membekali petugas dan ruang kerja dengan masker, sarung tangan, hand sanitizer, thermo gun, dan wastafel portable sehingga kebersihan tetap terjaga.

“Kami juga secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada barang-barang hantaran di stasiun keberangkatan dan kedatangan. Di samping itu, penyemprotan juga dilakukan pada kantor/loket ekspeditur di stasiun, terminal, gerbong barang, dan gudang,” tutur Ixfan yang juga memastikan layanan angkutan barang menggunakan KLB buka setiap hari, meskipun ada cuti bersama dan libur Lebaran dan KAI berkomitmen untuk tetap melayani angkutan barang melalui KLB (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved