Virus Corona di Surabaya
Gugus Tugas Jatim Terima Bantuan Dua Mobil Tes PCR dari Pemerintah Pusat
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur mendapatkan bantuan dua unit Mobil Lab Bio Safety Level 2 untuk penanganan Covid-19 dari pemeri
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur mendapatkan bantuan dua unit Mobil Lab Bio Safety Level 2 untuk penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi mengatakan satu unit mobil telah datang pagi tadi, Rabu (27/5/2020) dan satu unit lainnya dijadwalkan akan datang besok, Kamis (28/5/2020).
"Ada dua mobil PCR (Polymerase Chain Reaction), satu datang satu besok. Kita sebar di rumah sakit untuk tes PCR langsung. Hari ini ditargetkan 500an (spesimen), besok lebih banyak lagi karena ada 2 mobil," kata Joni, Rabu (27/5/2020) di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
Hari ini dijadwalkan mobil tersebut akan membantu tes PCR di RS Universitas Airlangga (RSUA), RS Haji Sukolilo, dan RS Darurat Puslitbang Kemenkes di Jalan Indrapura, Surabaya.
Selain Mobil Lab Bio Safety Level 2, Joni menjelaskan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat juga membantu alat PCR yang ekstraksi spesimen dalam tesnya lebih cepat.
"Kita letakkan di RSUD dr Soetomo dan BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) agar testingnya bisa lebih masif dan segera ditindaklanjuti dengan isolasi," lanjut Dirut RSUD dr Soetomo ini.
• Kenal di Facebook, Siswi SMP di Tulunggaung Ini Jadi Korban Rudapaksa Dua Pemuda
• Anang Ngobrol dengan Calon Menantu, Ayah Aurel & Atta Grogi, Suami Ashanty: Sedekat & Seserius Apa?
Terkait mekanisme isolasi sendiri, Joni menjelaskan RSUD dr Soetomo diperuntukkan pasien yang mengalami gejala klinis sedang hingga berat.
Sedangkan yang ringan hingga sedang bisa saat ini Gugus Tugas Jatim telah menyiapkan RS Darurat di Puslitbang Kemenkes.
"Hari ini operasional untuk sementara 48 bed, besok ditambah 50 bed, di (gedung) belakang bisa ditambah 200-500 bed. RS dr Soetomo, RSUA untuk yang (gejala klinis) sedang-berat karena butuh penanganan yang spesialis," ucap Joni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-mobil-bnpb-dan-bin-rapid-test-surabaya.jpg)