Virus Corona di Surabaya
Gelar Baksos di Kampung Tangguh Tempat Kelahiran Soekarno, JCI East Java Bantu Warga Lawan Covid-19
Komunitas JCI East Java bersama Koramil 0832/02 Genteng Surabaya gelar baksos di kampung tangguh tempat kelahiran Soekarno, bantu lawan Covid-19.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kelompok pengusaha muda Surabaya kembali melakukan kegiatan bakti sosial bantu warga terdampak wabah Corona ( Covid-19 ).
Kali ini komunitas JCI East Java bersama Koramil 0832/02 Genteng Surabaya membagikan 3000 masker, 66.000 tablet vitamin, 2000 Sardin, 2000 susu bubuk 30g, 1000 paket mie instan dan telur.
"Semua bantuan itu kami sebar di lima kelurahan kecamatan genteng, salah satunya di kampung tangguh tempat kelahiran pak Karno di Pandean sini," kata Dea Lubis, EVP Sosial JCI East Java, Selasa (2/6/2020).
• Terlanjur Girang Rumahnya Ditawar Rp 40 M oleh Baim Wong, Muzdalifah Telan Kekecewaan: Candaan Aja
• Maia Pasang Badan saat Kekurangan Fisik Dul Jaelani Disinggung, Bela Ahmad Dhani? Lihat Tulisannya
Lebih lanjut, Dea mengatakan bantuan ini ditujukan kepada para warga terdampak bukan hanya yang terpapar virus Covid-19 tapi juga terdampak secara ekonomi.
"Kita tahu jika selama pandemi ini bukan hanya soal virusnya yang harus menjadi perhatian, melainkan juga dampak ekonomi yang juga sangat dirasakan demua kalangan terutama lapisan masyarakat di bawah," tambahnya.
Sementara itu, Farida,ketua RW 13 kelurahan Pandean, Genteng Surabaya mengatakan jika sangat berterimakasih terhadap bantuan yang diberikan oleh komunitas pengusaha muda tersebut.
• Bupati Pamekasan Beri Laptop ke Alfiatus Sholehah, Siswi SD Juara 3 Lomba Tulis Surat Buat Mendikbud
• Sinopsis Haeundae, Film Korea Tentang Bencana Tsunami, Tayang di Movievaganza Trans 7 Malam Ini
Menurutnya, di lima RT di kelurahan tersebut ada dua orang yang dinyatakan positif satu diantaranya meninggal dunia.
"Kampung tangguh ini dibentuk sebagai upaya perangkat kampung membantu pemerintah mengatasi sebaran virus Covid-19. Kami gunakan posko dimana ada lumbung pangan, tempat isolasi bagi warga yang diketahui reaktif atau terpapar Covid-19,"kata Farida.
Selain itu, kampung tangguh di tempat kelahiran Soekarno itu juga diterapkan berbagai protokoler kesehatan yang dilakukan secara mandiri oleh warga.
"Kami berharap ini efektif menekan angka sebaran virus. Kami juga bagi beberapa koordinator tugas untuk melakukan fungsi pengawasan, pengendalian dan keamanan," tandasnya.
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kampung-tangguh-kelahiran-soekarno-dapat-baksos.jpg)