Virus Corona di Surabaya

Gara-gara Pandemi Corona, Kunjungan Wisman ke Jatim Turun Drastis, BPS: Ini Perlu Perhatian Khusus

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyebut dampak dari adanya wabah Corona banar-benar memukul sektor wisata.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
ILUSTRASI Wisatawan asing saat akan naik pesawat di Bandara Internasional Juanda. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyebut dampak dari adanya wabah Corona banar-benar memukul sektor wisata.

Hal itu terbukti, jika dibandingkan Maret 2020, kunjungan wisman ( wisatawan mancanegara ) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Juanda pada April 2020 mengalami penurunan sebesar 99,64 persen.

Kendati demikan, Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan, meski angka kunjungan wisman ke Jatim pada April 2020 jika dibandingkan Maret 2020 menurun, namun secara umum, pola kunjungan wisman ke Provinsi Jawa Timur, pada Januari-April selama tiga tahun terakhir memang semakin menunjukkan tren menurun.

Maia Pasang Badan saat Kekurangan Fisik Dul Jaelani Disinggung, Bela Ahmad Dhani? Lihat Tulisannya

"Pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisman lebih rendah dibandingkan tahun 2019, yaitu dari 70.169 kunjungan menjadi 34.542 kunjungan," kata Dadang kepada TribunJatim.com, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (3/6/2020).

Bahkan, lebih lanjut ia menerangkan, jika dibanding Januari-April 2018 yang dengan jumlah wisman sebanyak 93.850 kunjungan, jumlah kunjungan wisman Januari-April 2020 juga masih lebih rendah jika dibandingkan periode Januari-April 2018 itu.

Menurutnya, hal seperti itu perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode berikutnya kembali meningkat.

VIRAL Video Detik-detik Bayi Dikubur Hidup-hidup Digali dari Tanah, Terdengar Suara Rintihan

Hengkang dari Tim Didi Kempot, Dory Harsa Ekspos Ulah Orang Jahat Padanya, Soal Karya, Maturnuwun

"Melihat data yang bahkan sebelum adanya wabah corona atau pola kedatangan wisman ke Provinsi Jawa Timur, pada Januari-April selama tiga tahun terakhir memang semakin menunjukkan tren menurun, maka diharapkan hal seperti ini perlu menjadi perhatian khusus oleh pihak-pihak terkait," jelasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved