Virus Corona di Surabaya

Kunjungan Wisman ke Jatim April 2020 Merosot Hampir 100%, BPS Sebut Terendah 5 Tahun Terakhir

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur pada April 2020 jumlahnya mengalami penurunan yang sangat drastis.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Wisatawan asing saat menunggu Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya pada momen libur Nataru beberapa pekan lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur pada April 2020 jumlahnya mengalami penurunan yang sangat drastis.

Pada April 2020 kunjungan wisman ke Jatim yang melalui pintu masuk Bandara Juanda hanya sebanyak  21 pengunjung saja.

Sementara pada Maret 2020 kunjungan wisman mencapai sebanyak 5.774 kunjungan, yang mana artinya terjadi penurunan sebesar 99,64 persen.

Maia Pasang Badan saat Kekurangan Fisik Dul Jaelani Disinggung, Bela Ahmad Dhani? Lihat Tulisannya

Menanggapi hal itu, Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan, penurunan kunjungan wisman di Jatim itu karena nemang sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak langsung dan bahkan paling terpukul saat pandemi Covid-19.

"Apalagi ditambah dengan adanya larangan orang asing masuk Wilayah Indonesia, yang diterapkan mulai awal April 2020, sangat mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia dan khususnya ke Jawa Timur," kata Dadang kepada TribunJatim.com, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (3/6/2020).

Ia juga menjelaskan, apabila dibandingkan selama Januari-April 2016-2020, pada Januari-April 2020 jumlah wisman yang masuk Jawa Timur hanya 34.542 kunjungan, dan angkanya merupakan yang terendah dalam 5 tahun terakhir.

VIRAL Video Detik-detik Bayi Dikubur Hidup-hidup Digali dari Tanah, Terdengar Suara Rintihan

Hengkang dari Tim Didi Kempot, Dory Harsa Ekspos Ulah Orang Jahat Padanya, Soal Karya, Maturnuwun

Bahkan, masih kata Dadang, untuk jumlah kunjungan wisman di April 2020 yang sebanyak 21 kunjungan itu, merupakan jumlah kunjungan wisman terkecil yang pernah tercatat di Jawa Timur.

Tak berhenti sampai disitu, Dadang juga mejelaskan, terkait pada April 2020 yang tercatat hanya ada sebanyak 21 wisman yang berkunjung ke Jatim itu, bahwa 21 pengunjung itu merupakan bukan warga negara asing (WNA) atau semuanya merupakan berkewarganegaraan Indonesia, artinya hanya saja mereka habis dari luar negeri yang kemudian masuk ke Jawa Timur.

Hal itu sendiri terjadi karena berpedoman pada Peraturan Kemenhumkam RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang larangan sementara orang asing masuk Wilayah Indonesia, yang diterapkan mulai 2 April 2020, sehingga sangat mempengaruhi jumlah kunjungan masuk wisatawan mancanegara ke Indonesia dan khususnya ke Jawa Timur.

Kaesang Pergoki Netizen Gosipi Dirinya dan Gibran Dikaitkan Jokowi, Balasan Cepat: Apaan Coba Ini!

Menurutnya, ke depan diperlukan upaya yang cukup berat untuk memulihkan kondisi pariwisata di Jatim ini.

"Ke depan, ketika kondisi sudah normal, dengan tatanan yang baru, tentunya diperlukan upaya yang cukup berat untuk memulihkan kondisi pariwisata, khususnya kunjungan Wisman ke Jawa Timur," tambahnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved