Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Kapten Persik Dukung Bergulirnya Liga 1 2020, Siap Lakukan Seluruh Protokol Kesehatan Covid-19

Sebagai upaya mencegah penularan virus Corona saat Liga 1 2020 kembali bergulir, PSSI sudah menyusun delapan poin protokol kesehatan.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Kapten Persik Kediri, Faris Aditama menggiring bola saat melawan PSIM Jogyakarta dalam lanjutan Liga 2 2019 wilayah timur yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Senin (02/09/2019) sore. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapten Persik Kediri, Faris Aditama, menyambut baik wacana bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada bulan September mendatang.

Sebelumnya, Liga 1 2020 ditangguhkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak akhir Maret lalu, akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Wacana kembali bergulirnya Liga 1 2020 berdasarkan hasil rapat virtual PSSI dengan perwakilan klub Liga 1 beberapa hari yang lalu.

"Saya sangat mendukung bergulirnya kompetisi nanti, pasti setiap pemain sepak bola pengennya kompetisi berjalan, karena sebagian besar pemasukan cuma dari sepak bola," terang Faris Aditama pada TribunJatim.com, Selasa (9/6/2020).

Sebagai upaya mencegah penularan virus Corona saat kompetisi kembali diputar, PSSI sudah menyusun delapan poin protokol kesehatan bagi pamain, ofisial tim, wasit, dan semua perangkat yang terlibat dalam pertandingan.

Alfonsius Kelvan Ungkap Alasan Tinggalkan Persela Lamongan, Keluarga Jadi Salah Satunya

Kompetisi segera Mulai Lagi, Aji Santoso akan Bahas Agenda Persiapan Persebaya Surabaya ke Manajemen

Satu poin di antara protokol kesehatan itu adalah, semua pihak yang terlibat dalam pertandingan akan di-rapid test H-3, dan H-1 laga.

Tentang penerapan protokol kesehatan, Faris Aditama mengaku siap menjalani dengan baik meski terbilang cukup memakan waktu.

"Itu (protokol kesehatan) sangat bagus, karena sangat melindungi setiap pemain. Saya sangat mendukung," tegas pemain asli Kediri itu.

Soal Renegosiasi Kontrak Pelatih dan Pemain, Manajemen Arema FC Tunggu Keputusan PSSI

Pelatih Persik Kediri Izinkan Pemainnya Geluti Dunia Bisnis selama Libur Kompetisi Akibat Covid-19

Bahkan, jika nantinya ada penambahan baru tentang protokol kesehatan, pemain kelahiran 19 Februari 1988 itu sampaikan siap menjalani.

"Yang penting liga jalan, apapun aturanya," pungkas Faris Aditama.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved