Virus Corona di Surabaya
Antisipasi Krisis Pangan Saat Kemarau, Dinas Pertanian Jatim Percepat Tanam Padi
Musim kemarau panjang di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 berpotensi menimbulkan krisis pangan.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Musim kemarau panjang di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 berpotensi menimbulkan krisis pangan.
Bahkan Organisasi Pangan dan Pertanian yakni FAO sudah memberikan peringatan bahwa virus Corona atau Covid-19 mengakibatkan dunia akan mengalami krisis pangan.
Oleh karena itu, Pemerintah meminta para petani mengoptimalkan sisa musim hujan saat ini untuk menanam padi.
Dan menanggapi kondisi itu pula maka Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Jatim dengan bersama Karantina Pertanian Surabaya sebagai Tim Pendampingan dan Supervisi Program dan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian (Kementan) khususnya Kostratani seperti yang tercantum dalam Permentan Nomor 84/Kpts/OT.050/M/01/2020 telah melakukan dan turut serta dalam percepatan tanam padi pada Musim Kemarau di Kecamatan Jatikalen-Kabupaten Nganjuk saat beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 10.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Jatim, Hadi Sulistyo.
• Ribuan Paket Sembako Disebar Polrestabes Surabaya, Untuk Warga Pra Sejahtera
• Amerika Yakin Bongkar Kebohongan China Soal Corona Lewat Foto Ini, Parkiran Mobil Jadi Bukti Kuat
• Rapid Test Pemkot Surabaya dan BIN di Hari Kelima Belas, Dapati Hasil Ratusan Warga Reaktif
"Saat kegiatan percepatan tanam itu diawali dengan penanaman padi secara simbolis oleh saya sendiri, dan diikuti Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Nganjuk serta juga Forkopincam Jatikalen-Nganjuk," kata Hadi saat dikonfirmasi di Surabaya, (13/6/2020).
Hadi mengatakan, untuk target tanam padi di Kabupaten Nganjuk mencapai 89.701 Ha, sementara di Kecamatan Jatikalen sendiri target tanam pada bulan Juni seluas 498 Ha.
“Dengan semboyan "Kita Bersama Pangan Tersedia" gerakan percepatan tanam itu harus menjadi momentum tepat untuk menumbuhkan produksi pangan nasional dan menjadi jawaban sekaligus solusi konkrit dalam menghadapi ancaman krisis pangan yang melanda dunia," urai Hadi Sulistyo.
Dengan telah diciptakannya kegiatan itu sendiri, Hadi juga berharap agar semua intasi berjalan seiringan, yang dimana untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan baik di Jawa Timur maupun untuk nasional mengingat Jawa Timur merupakan salah satu lumbung pangan nasional.
"Adapun untuk kontribusi beras Jawa Timur terhadap nasional sebesar 17,55% dan harapannya tahun ini kita masih surplus dan mampu menyokong ketahanan nasional,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gubernur-jawa-timur-khofifah-indar-parawansa-percepat-masa-tanam-padi.jpg)