Akal Bulus Pria Surabaya Jual HP Replika Kebongkar, Korban Sigap Jegal Motor Pelaku, Terseret 50 m
Maksud hati ingin menipu korbannya, dua pria paruh baya ini ke batunya. Dua pria ini menjual handphone replika.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maksud hati ingin menipu korbannya, dua pria paruh baya ini ke batunya.
Cerita nahas dua pria penipu itu berawal saat keduanya menawarkan handphone merek OPPO di sebuah grup jual beli online.
Handphone itu dibandrol seharga 1 juta rupiah.
• Wanita Kabur dengan Selingkuhan 2 Hari Seusai Nikah, 1 Tahun Kemudian Bertemu Suami, Endingnya Ngeri
Salah seorang pembeli kemudian menyepakati untuk bertemu dan melihat kondisi handphone.
Terjadilah pertemuan tersebut di Jalan Balongsari Tama II Surabaya, Senin (15/6/2020) malam.
Setelah bertemu, kedua tersangka bernama Mat Sholeh (54) warga Tambak Wedi Surabaya dan Parman (46) warga Tambak Wedi Surabaya bernegoisasi dengan korban bernama Silahudin.
• Yan Vellia & Saputri Bersatu untuk Konser Didi Kompet, Ibu Seika Dipuji Setinggi Langit: Bismillah
• Ashanty-Anang Tak Kunjung Tanggapi KD, Sikap Baru Ashanty Jadi Sinyal Reaksi Keluarga? Peace
"Di sana sempat terjadi tawar menawar, hingga disepakati harga 650 ribu. Tapi uangnya harus diberi dulu, dan handphonenya baru diberikan," kata Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto, Rabu (17/6/2020).
Karena curiga, korban sempat tak mau. Namun kedua tersangka mengalah memberikan handphone OPPO asli kepada korban untuk dicek.
"Setelah deal, handphone itu diambil kembali oleh tersangka dengan alasan akan dimasukkan ke tas plastik. Setelah itu ternyata handphone tersebut ditukar dengan handphone OPPO Replika," tambahnya.
• VIRAL Obat Luka Disebut Ampuh Bunuh Virus Corona, Benakah Efektif 99,99 Persen? Ahli Beri Peringatan
Karena tahu jika handphone itu replika, kedua tersangka sempat berusaha tancap gas.
Beruntung, korban sigap dan memegang stang kiri motor tersangka hingga sempat terseret sejauh 50 meter.
"Korban minta tolong dan warga akhirnya membantu menangkap keduanya," tandasnya.
Sementara itu, kedua tersangka mengatakan jika baru sekali ini melakukan aksinya karena untuk kebutuhan hidup.
"Baru sekali ini mau dipakai untuk beli makan saja," akunya.
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Arie Noer Rachmawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dua-tersangka-saat-di-mapolsek-tandes-surabaya.jpg)