DPC PDIP Pasuruan Datangi Polres, Minta Usut Pelaku Pembakaran Bendera: 130 Ribu MassaTerusik

Buntut dari pembakaran bendera PDIP, DPC PDIP Kabupaten Pasuruan datangi Polres Pasuruan. Minta pelau diusut, sebut 130 ribu massa tersakiti.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Pasuruan datangi Polres Pasuruan, Sabtu (27/6/2020) pagi 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Buntut dari pembakaran bendera PDIP dalam demo penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) beberapa waku lalu berkepanjangan.

Jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Pasuruan mendatangi Polres Pasuruan, Sabtu (27/6/2020) pagi.

Kedatangannya ini untuk mendesak sekaligus mendukung kepolisian untuk mengusut pelaku pembakaran bendera PDIP ini.

Galau saat Corona Jadi Karya, Friendship & Solidarity Alit Surabaya Rilis Album #JanganTerserah

Ashanty Ngaku Tak Boleh Gantikan KD untuk Aurel-Azriel, Istri Anang Hermansyah: Aku Gak Ambil Hati

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mengatakan, bendera itu adalah simbol Partai PDI Perjuangan. Pembakaran simbol dari partai kami ini adalah bentuk penghinaan.

"Kami dari DPC, sekaligus saya sebagai ketua mewakili anggota partai, simpatisan, dan relawan di Kabupaten Pasuruan menyampaikan aspirasi ke kepolisian agar segera menangkap pelaku pembakaran," kata Andri, sapaan akrab Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan.

Andri menerangkan, basis PDIP Perjuangan di Kabupaten Pasuruan ada sekitar 130 ribu massa yang sebenarnya mereka merasa sangat terusik dengan aksi pembakaran ini.

10 Pelajar SMP dan SD Kota Malang Direhabilitasi, Kepala BNN: Jumlah Bisa Bertambah, Ganja Lagi Tren

Buka We the Health, Bupati Mas Ipin Sebut Aplikasi Karya Anak Muda Trenggalek Bantu Atasi Covid-19

Namun, ia berusaha meredam karena perintah dari pimpinan untuk tidak membuat gaduh.

"Kami datang ke sini untuk mendorong kepilisian untuk terus melanjutkan proses hukum ini. Kami tidak akan menebar kebencian. Kami bukan PKI, HTI, akan tetapi kami PDIP," sambung dia.

Ia mengatakan, untuk meredam amarah semua relawan yang terusik dengan aksi pembakaran ini, semua memasang bendera PDIP di masing - masing rumahnya. "Satu bendera dibakar, ratusan ribu bendera berkibar di Pasuruan," ungkap dia.

Terpisah, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, pihaknya akan menyampaikan aspirasi dari teman - teman PDIP Kabupaten Pasuruan ini.

"Nanti akan saya sampaikan secara berjenjang," pungkas dia. 

Penulis : Galih Lintartika

Editor: Heftys Suud

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved