Aksi 4 Orang Keluarga di Gresik Bawa Paksa Jenazah PDP, Gagal usai Nego Polisi, Lihat Kondisi Jasad

Sebanyak empat orang dari keluarga jenazah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) berusaha memaksa membawa pulang jenazah dari kamar jenazah.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Proses negosiasi keluarga jenazah PDP yang hendak membawa pulang di RSUD Ibnu Sina, Sabtu (27/6/2020) malam. 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Sebanyak empat orang dari keluarga jenazah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) berusaha memaksa bawa pulang jenazah dari kamar jenazah.

Aksi bawa pulang pengambilan jenazah PDP digagalkan polisi dan petugas medis yang ikut dalam proses negosiasi.

Aparat dan dokter sempat bernegosiasi alot dengan empat keluarga pasien PDP itu pada Sabtu (27/6/2020) malam.

Demi Menenggak Miras, Begal Beraksi di Perbatasan Gresik, Tak Sampai 1X24 jam Pelaku Diciduk Polisi

Tingkatkan Pendapatan Saat Pandemi, Istri Driver Online di Gresik Dilatih Membuat Batik

Polisi Bagi-bagi 10 Ribu Masker Gratis ke Warga Gresik, Kapolres: Beri Kesadaran Pakai Masker

Akhirnya mereka mengurungkan niat untuk membawa pulang jenazah PDP ke rumahnya di Desa Tumapel Duduksampeyan, Gresik.

"Jenazah statusnya PDP karena hasil rapid tesnya reaktif belum di swab," ucap Direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati Sp.THT-KL.

Dikatakannya, jenazah yang merupakan warga Duduksampeyan itu mengalami pneumoni akut.

“Hasil diagnosa Pneumoni mengarah ke Covid-19, foto thoraxnya mengarah ke covid-19. Karena itu pemakaman harus menggunakan protokol covid-19,” terangnya.

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto menambahkan, pasien tersebut masuk ke rumah sakit sejak 24 juni. Kemudian terjadi insiden tersebut di rumah sakit.

Total sebanyak 10 personel yang dibawa menuju kamar jenazah RSUD Ibnu Sina.

"Kita beri penjelasan dan akhirnya keluarga mengerti kemudian mereka pulang. Tadi pagi sudah dimakamkan dengan standar Covid-19," pungkasnya.

Diketahui, upaya penjemputan paksa jenazah berstatus PDP ini bukanlah kali pertama di Gresik.

Sebelumnya, warga Desa Pacuh, Balongpanggang membawa pulang jenazah PDP. Kemudian 17 orang dilakukan rapid tes, tujuh diantaranya hasilnya reaktif. Mereka menunggu rapid tes kedua kemudian tes swab

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved