Virus Corona di Surabaya

BPJS Kesehatan Surabaya Komitmen Verifikasi Klaim Pasien Covid-19, Pasti Dirawat Sampai Sembuh

BPJS Kesehatan Surabaya komitmen jalankan tugas khusus pemerintah terkait klaim pelayanan kesehatan pasien virus Corona. Pasti dirawat sampai sembuh.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
(kiri) Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Herman Dinata Mihardja saat ditemui di kantor BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Rabu (1/7/2020) Jalan Raya Dharma Husada Indah. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BPJS Kesehatan Surabaya menyatakan pihaknya selalu menjalankan tugas khusus yang diberikan oleh pemerintah untuk melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan pasien virus Corona ( Covid-19 ) di rumah sakit.

Hal itu sendiri dilakukan sesuai atau dengan selalu mengacu pada peraturan perundangan, pelayanan kesehatan pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa, atau wabah, tidak menjadi jaminan dalam Program JKN-KIS.

Dalam hal itu, yang dimaksud adalah Kementerian Kesehatan yang menanggung pembiayaan untuk kasus Covid-19.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Herman Dinata Mihardja.

“Jadi pasien-pasien yang termasuk kategori ODP, PDP dan terkonfirmasi positif Covid -19, khususnya di Surabaya, akan selalu dirawat sampai dengan sembuh sesuai dengan Panduan Tatalaksana Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Herman Dinata Mihardja saat ditemui TribunJatim, Rabu (1/7/2020) di Kantor BPJS KCU Surabaya, Jalan Raya Dharma Husada Indah.

Menurut Herman, kategori pasien yang akan dijamin Kementerian Kesehatan sudah dijelaskan di dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/238/2020 mengenai Petunjuk Teknis Klaim penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan virus Corona (Covid-19), serta Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/menkes/295/2020 tentang Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sebagai dasar pihak RS mengajukan klaim dan BPJS Kesehatan melakukan proses verifikasi klaim.

"Sebagaimana yang ada dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/menkes/295/2020 itu pula, maka sebagai dasar dalam proses verifikasi penggantian pembiayaan pelayanan Covid-19 yang dapat dibebankan pada jaminan pelayanan Covid-19 dinyatakan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) yang mempunyai kewenangan penilaian kondisi pasien secara klinis, radiologis dan / atau laboratoris (PCR negatif / rapid test negatif) dimana kondisi pasien sudah membaik dan boleh pulang," jelasnya.

Sekadar informasi, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No 188/138/KPTS/013/2020, terdapat 75 RS rujukan kasus Covid-19 untuk wilayah Jawa Timur, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya sebagai RS rujukan utama dan hingga, sampai dengan saat ini sendiri pihak BPJS Surabaya sudah menerima klaim untuk 28 RS yang melayani pasien Covid-19 yang ada di Kota Surabaya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Heftys Suud

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved