Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Banyuwangi Salurkan Insentif Rp 3,9 M untuk Tenaga Kesehatan yang Tangani Pasien Covid-19

Pemkab Banyuwangi menyalurkan dana insentif yang berasal dari APBD bagi para tenaga kesehatan penanganan pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Tenaga kesehatan di Banyuwangi yang menangani pasien Covid-19 akan mendapatkan insentif, Juli 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi menyalurkan dana insentif yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi para tenaga kesehatan penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Total dana insentif yang disalurkan sebesar Rp 3,9 miliar.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, sejak pandemi Covid-19 merebak, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan yang menghadapi penyebaran virus ini.

Sejumlah upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk memberikan support kepada para tenaga kesehatan.

“Atas kerja keras yang dilakukan tenaga kesehatan, Pemkab Banyuwangi berinisiatif untuk memberikan insentif bagi mereka yang telah berjuang di garda terdepan. Insentif ini juga sebagai apresiasi atas pengorbanan yang dilakukan nakes (tenaga kesehatan) penanganan Covid-19,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas, Kamis (2/7/2020).

Bupati Abdullah Azwar Anas melanjutkan, total dana yang dianggarkan untuk penyaluran insentif sebesar Rp 3,9 miliar untuk 1938 nakes se-Kabupaten Banyuwangi.

Di Pasar Rogojampi, Jokowi Minta Konsep Pelayanan Publik Banyuwangi Direplikasi ke Seluruh Indonesia

Sambut Masa New Normal, 30 Lokasi Favorit di Banyuwangi Ini Masih Dipantau Intensif

Dana tersebut bersumber dari APBD Banyuwangi.

“Anggaran insentif ini masuk Belanja Tidak Terduga (BTT) penanganan kuratif dan preventif Covid-19 hasil realokasi APBD,” ujar Abdullah Azwar Anas.

“Mungkin nilai insentif ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para nakes. Namun semoga bisa menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas,” harap Abdullah Azwar Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr Rio Wijilestariono, mengatakan, dana insentif ini menyasar tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas, laboratorium kesehatan daerah (labkesda), dan tenaga di tim ambulans 118.

2.300 Lansia Jawa Timur yang Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Paket Sembako Kemensos dan Pemprov

Tiga Pekan Keliling, Banyuwangi Sertifikasi Protokol Covid-19 di 300 Warung Rakyat

“Mereka ini adalah para nakes yang selama ini bisa dibilang tim reaksi cepat dalam menangani Covid-19. Mulai melakukan skrinning di perbatasan, tracing kerabat pasien yang dinyatakan positif, hingga memantau ODP dan PDP yang isolasi mandiri,” terang dr Rio, sapaan akrabnya.

Dana insentif tersebut akan dicairkan pada bulan Juli 2020.

“Sekarang proses verifikasi, sudah sekitar 65 persen selesai. Semoga dalam dua pekan ke depan sudah cair semuanya,” ujarnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved