Breaking News:

Rapid Test Peserta UTBK SBMPTN

Peserta UTBK SBMPTN 2020 Wajib Tunjukkan Rapid Test atau Swab Negatif, Gugus Tugas Beber Prinsip

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya membeberkan alasan prinsip terkait dikeluarkannya edaran untuk pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020.

TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Petugas melakukan rapid test Covid-19 gratis kepada warga Surabaya. Ini digelar atas kerja sama Pemkot Surabaya dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, di halaman Siola, Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya membeberkan alasan prinsip terkait dikeluarkannya edaran dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, untuk pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020.

Sebagaimana diketahui, dalam surat tersebut, ada sejumlah ketentuan.

Di antaranya, mewajibkan seluruh peserta untuk menunjukkan hasil rapid test nonreaktif atau tes swab dengan hasil negatif.

"Pada prinsipnya kita harus tahu, keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum tertinggi," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, Kamis (2/7/2020).

Sehingga, kepastian soal itu memang sangat diperlukan.

Terlebih, pandemi virus Corona ( Covid-19 ) di Indonesia memang belum selesai.

Menurut Irvan Widyanto, prinsip itu yang diperhatikan oleh Pemkot Surabaya.

Isi Surat Edaran Wali Kota Risma Soal Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Soroti 4 Hal Penting

Polinema Jadi Politeknik Negeri Paling Diminati dalam SBMPN 2020, Ada 17.707 Pendaftar

"Kita tidak melihat apa-apa, tapi semata-mata adalah karena keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum yang tertinggi," ujar Irvan Widyanto, yang juga Kepala BPB Linmas Surabaya itu.

Secara rinci, ada empat poin yang masuk dalam ketentuan yang harus dilakukan.

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved